KPU Anggarakan Rp41 Miliar Untuk Pilkada Muba
Palembang, BP
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan KPU Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah menggelar rapat membahas pelaksanaan pilkada Muba tahun 2017 yang dianggarkan dengan estimasi sementara Rp41 miliar.
Ketua KPU Sumsel, Aspahani mengatakan kalau anggaran 41 miliar tersebut masih akan menyesuaikan peraturan anggaran yang terbaru.
“Dia masih merujuk ke Kepermendagri No 51 tahun 2015 namun ada kemungkinan akan ada rujukannya dari Peraturan Menteri Keuangan , semuanya masih dalam kemungkinan bisa saja terjadi,” kata Aspahani ditemui usai rapat paripurna DPRD Sumsel, Selasa (16/2).
Dan sesuai kerangka Kepermendagri No 51 tahun 2015 anggaran pilkada Muba akan lebih banyak kepada honor, alat peraga, bahan kampanye, debat publik dan pengadaan logistik dan itu yang paling banyak.
“Dari jumlah yang ada itu, kemungkinan ada perubahan, saya lihat untuk honor dan pokja masih dikaji di KPU RI apakah ditiadakan atau masih tetap ada,” katanya.
Sementara itu KPU Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memastikan, tahapan pilkada Februari 2017 akan dimulai bulan Juni 2016.
“Tahapan ini antara lain pemuktahiran data dan pendaftaran kandidat Bupati dan Wakil Bupati Muba yang maju pada pemilihan,” ujar Komisioner KPU Kabupaten Muba bidang Sosialiasi, Pratama.
Meski demikian, dia mengatakan, pihaknya tetap menunggu menunggu keluarnya petunjuk teknis dan regulasi dari KPU.
Pilkada di Kabupaten Muba merupakan satu-satunya yang dilaksanakan di Provinsi Sumsel di tahun 2017 mendatang. Ini lantaran, masa jabatan Bupati Muba dan Wakil Bupati Muba akan berakhir di bulan Januari 2017.
Sejumlah kandidat mukau bermuculan antara kain inkumben, Beni Hernedi, Anggota DPR RI Dodi Reza Alex Noerdin, mantan Anggota DPR RI Ahmad Yani, Anggota DPRD Provinsi Sumsel Uzzer Effendi, Anggota DPRD Provinsi Sumsel Kartika Sandra Desi, serta Pj Bupati PALI Apriyadi.
Plt Bupati Muba, Beni Hernedi, hanya tersenyum saat ditanya kesiapannya maju sebagai calon Bupati Muba.
“Kita hanya konsen bekerja dan melayani masyarakat sekarang ini,” ungkapnya. “Nantilah bicara Pilkada ini,” katanya.#osk