Dana BSG Cair, Guru Sumringah

55

museum-ilusi-optik-korea-selatan-19Palembang, BP

Keresahan para guru dan sekolah yang menanti dana Bantuan Sekolah Gratis (BSG) akhirnya terjawab. Sempat macet dua bulan, akhirnya dana tersebut cair pada Jumat (12/2). Sekolah kini bisa membayar tunggakan gaji, utamanya gaji para guru honorer.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah SMKN 1 Palembang Zulkarnain. Diakuinya dirinya sempat resah lantaran dana BSG dari Pemprov mandek. Terlebih para guru honorer digaji dengan dana tersebut, selain dana operasional sekolah.

“Dengan cairnya dana BSG ini, kami bisa membayar semua tunggakan gaji guru hingga dana operasional sekolah dan lain-lain. Guru kini bisa mengajar lebih semangat. Secepatnya gaji mereka akan kami bayar,” kata Zulkarnain kepada BeritaPagi, Selasa (16/2).

Ia mengaku lega akhirnya dana BSG triwulan VI cair. Mengingat para guru sudah bertanya-tanya kepada pihak sekolah kapan mereka bisa menerima gaji.

Baca Juga:  Kejati Sumsel Terima Uang Pengganti Rp771 Juta Kasus Korupsi

“Saya berharap dengan cairnya dana ini, semangat guru dalam mengajar semakin meningkat, demi memajukan pendidikan,” tegasnya.

Senada diungkapkan Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 4 Palembang Firman Ardiansyah. Mendengar dana BSG cair, dirinya langsung mengecek ke bank.

“Ternyata sudah cair. Besok (hari ini-red) akan kita ambil. Lalu akan kami lakukan pembayaran yang selama ini tersendat, seperti operasional sekolah, gaji guru honorer, dan lain-lain,” ujarnya.

Kepala SD Negeri 179 Palembang Maulina mengatakan, pencairan dana BSG sangat membantu operasional sekolah. “Alhamdulillah sudah cair. Kami sempat cemas kalau dana BSG cairnya terhambat,” ujarnya.

Dana tersebut, menurut dia, akan digunakan untuk membayar gaji guru honorer. “Semoga ke depan pembayaran dana BSG tak ada kendala lagi,” terangnya.

Baca Juga:  Joncik Optimis Menangkan PSU Empat Lawang

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Widodo menjelaskan, pihaknya sudah memproses pencairan tersebut dan akan langsung mentransfer ke rekening sekolah masing-masing.

“Setiap kota/kabupaten berbeda nominalnya. Yang jelas, total dana BSG untuk 17 kabupaten periode triwulan VI ini sebesar Rp76.121.001.450. Itu sudah diperuntukkan bagi sekolah negeri dan swasta,” ujarnya.

Perlu diketahui, BSG tidak murni berasal dari APBD Sumsel, tetapi sharing dengan seluruh kabupaten dan kota. Besaran dana sharing itu tergantung dari kemampuan kabupaten dan kota. Maka itu setiap daerah menerima besaran bantuan berbeda.

“Palembang merupakan penerima BSG paling besar dengan besaran Rp21.239.689.200,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dana yang diterima pihak sekolah juga tidak sama. Sebab tergantung dengan kondisi sekolah, jumlah sekolah dan tingkat kebutuhan sekolah. Dengan pencairan ini diharapkan sekolah bisa menggunakan dana tersebut sesuai petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. Sebab aliran dana yang digunakan nanti akan dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Uang Kartal Masih Menumpuk di Bank

“Intinya gunakan untuk kebutuhan operasional sekolah. Termasuk memberikan honorer guru K2 dan kebutuhan siswa,” tegasnya.

Penyaluran dana BSG tahun anggaran 2015 ini sendiri berbeda setiap triwulan. Diketahui, untuk triwulan I lalu sebesar Rp73.220.482.200. Lalu triwulan II sebesar Rp72.720.746.450. Selanjutnya pada triwulan III sebesar Rp73.968.323.300. Dan untuk triwulan VI ini sebesar Rp76.121.001.450. Sehingga total keseluruhan penyaluran dana ini pada 2015 senilai Rp296.030.553.400. Pemprov Sumsel berharap dana ini bisa memberi kesempatan bagi siswa untuk mengecap bangku pendidikan di seluruh jenjang secara gratis. # adk

 

Komentar Anda
Loading...