Sapu Bersih Premanisme, Polda Bentuk Tim

18

1423793611342027937Palembang, BP

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan tidak main-main dengan seruan pemberantasan aksi premanisme, pencurian disertai pemberatan, dan kekerasan yang selama ini membuat keresahan di masyarakat.

Untuk merealisasikan janji yang diucapkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo belum lama ini, telah dibentuk tim gabungan guna menyapu bersih para penjahat jalanan.

Tim yang terdiri dari Sub Direktorat Tindak Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras), Sabhara, Lalu Lintas, Brimob hingga Propam ini diterjunkan untuk melakukan patroli jarak jauh hingga perbatasan Sumsel.

“Sesuai perintah Kapolda, tim ini langsung dibentuk. Nantinya akan melaksanakan tugasnya selama satu minggu ke depan,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova, saat ditemui, Kamis (4/2).

Baca Juga:  77 Narapidana di Sumsel Terima Remisi Khusus Hari Natal

Menurut Djarod dalam patroli jarak jauh ini Polda Sumsel menerjunkan sebanyak 70 personel dengan senjata lengkap. Serta membawa sedikitnya 10 unit kendaraan roda dua.

Untuk menjangkau lokasi yang tidak sulit diakses kendaraan roda empat, kemudian bus polisi dan kendaraan Dalmas. “Tim ini akan berkoordinasi dengan Polres dan Polsek yang akan dilintasi. Seperti wilayah Prabumulih, Muaraenim, Muba dan Lubuklinggau,” ujarnya.

Selain melakukan patroli jarak jauh, sambung Djarod, tim ini juga diperintahkan untuk mengecek kesiapan polres dan polsek yang telah diinstruksikan Kapolda untuk melaksanakan tindakan penegakan hukum terhadap penyakit masyarakat.

Baca Juga:  Belasan Pria Diduga Preman Pasar Sako Diamankan Polisi

Kegiatan ini akan terus berlanjut dan diharapkan masyarakat dapat memberi informasi waktu atau jam rawan, sehingga tim gabungan bisa lebih efektif dan cepat dalam bertindak di lapangan.

Terkait proses hukum terhadap pelaku kejahatan yang tertangkap oleh tim gabungan ini, akan diserahkan ke polres maupun polsek setempat.

“Kita tunggu dulu hasilnya. Semoga anggota dapat bertugas maksimal, terlebih dengan bantuan masyarakat untuk menciptakan kamtibmas,” imbuhnya.

Secara terpisah, menanggapi maraknya aksi begal yang makin merajalela di Kota Palembang. Kapolresta Palembang Kombes Pol Tjahyono Prawoto menuturkan, pihaknya bersama seluruh polsek dan jajaran selalu menggelar operasi rutin setiap malam Sabtu dan Minggu.

Baca Juga:  Aniaya Dua IRT, Rudiyanto di Tangkap

“Kami telah melakukan operasi rutin untuk meminimalisir begal dan balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat,” tuturnya.

Menurut Tjahyono, operasi rutin dan penertiban balap liar tersebut dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan terhadap tindak kejahatan di jalanan.

“Memang walaupun sudah dicegah dengan melakukan patroli dan penindakan, kejahatan masih tetap ada. Bahkan bersama wartawan kadang sampai jam lima pagi razia dan patroli,” tutupnya. # rio

Komentar Anda
Loading...