Begal Umpankan Cewek Terungkap

81

Modus Ajak Teman Pria Kencan

Puluhan STNK Disita dari Penadah

20160205_111831Palembang, BP
Petugas Polsek Sukarami Palembang berhasil mengungkap komplotan begal yang mencari mangsa dengan mengumpankan seorang cewek bernama Indah Sari (16), Jumat (5/2). Dalam melancarkan aksi kejatan itu, Indah diumpan dengan modus mengajak teman prianya berkencan.

Terungkapnya kasus begal tersebut setelah menindaklanjuti laporan Faisal Paridin (18) yang dibegal dua pelaku bertopeng menggunakan senjata tajam (sajam) berupa pisau, di Jalan Adisucipto depan SMA Negeri 13 Palembang, Minggu (31/1) lalu, sekitar pukul 12.30.

Usai dilakukan pengembangan dari nyanian Indah, warga Jalan Talang Jambe, Lorong Bersama, Kecamatan Sukarami Palembang, polisi berhasil menangkap Dicki Apianto (26), di rumahnya di Jalan Tanah Mas, Komplek Azhar, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Baca Juga:  Kesiapan Pencoblosan, Kapolda Sumsel Cek TPS di Banyuasin

Barulah, dari nyanyian keduanya ternyata motor yang mereka jual kepada Rozali (48) dan Deden Irawan (27) yang merupakan warga Maskerebet Palembang. Dari tangan kedua penadah itu, polisi mengamankan sedikitnya 22 STNK motor yang merupakan motor curian.

Ditemui pada gelar tersangka dan barang bukti, di Mapolsek Sukarami Palembang, Indah mengaku bertugas mencari mangsa dan mengajak calon korbannya menuju ke tempat yang telah disepakati dengan Dicki dan IK (DPO) yakni di Jalan Adi Sucipto Talang Betutu tepatnya di lapangan aeromodeling.

“Saya cari teman laki-laki dan dihubungi lewat ponsel untuk diajak kencan. Ketika mau, saya minta jemput dan harus pakai motor yang bagus,” kata cewek yang putus sekolah saat duduk dibangku kelas XII SMA.

Baca Juga:  2 Remaja Putri Luka-Luka di Wajah akibat Terjungkal Setelah Dijambret

Setibanya di lokasi, menurut Indah, ia langsung mengirimkan SMS ke teman-temannya yang telah menunggu. Ketika sedang duduk berdua, datanglah Dicki dan IK. Bermodalkan pisau yang telah dipersiapkan, Dicki dan IK langsung menodong dan merampas motor korbannya.

Dikatakan Indah, motor korban dan Indah langsung dibawa kabur oleh teman-temannya. Motor yang telah mereka rampas, langsung dijual ke kawasan Maskarebet, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL) Palembang seharga Rp1,5 juta.

“Saat saya ikut teman-teman, saya berpura-pura diculik, jadi korbannya juga sibuk mencari. Padahal itu rekayasa kami, agar aku tidak terlalu mencolok kalau jadi umpan sebelum beraksi,” jelasnya.

Hasil kejahatan dari penjualan motor, diakui Indah, uangnya habis untuk senang-senang, seperti beli rokok, beli minuman dan kumpul-kumpul. Terkadang juga sisa uang tersebut diberikan kepada orangtuanya.

Baca Juga:  Atasi Macet Palembang, PNS Diimbau Naik Angkutan Umum

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah, didampingi Wakapolsek AKP Irene menjelaskan, para tersangka ini ditangkap berdasarkan laporan dari dua korban yang telah menjadi korban pencurian dengan pemberatan di kawasan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami Palembang.

Dilanjutkan Nurhadiansyah, dari pengembangan setelah ditangkap Indah, baru ditangkap rekannya, Diki dan tersangka lain yang merupakan penadah sepeda motor hasil curian. Sedangkan IK masih dilakukan pengejaran.

“Selain itu, kami juga masih akan berkoordinasi dengan Polresta karena bukti STNK banyak diamankan dan kemungkinan laporannya ada di Polresta dan Polsek yang lain,” tutup Nurhadiansyah. #rio

Komentar Anda
Loading...