Hari Ini Pembebasan Lahan Pompa Bendung
Palembang, BP
Setelah bertahun-tahun diajukan untuk pembangunan pompa bendung namun terus terkendala lahan, akhirnya pembebasan lahan mulai dilakukan. Rencananya, hari ini, Rabu (11/10), pembebasan lahan mulai dibayar di kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kota Palembang,
Kepala PUBM dan PSDA Kota Palembang Darma Budhy mengatakan, pembebasan lahan ini untuk proyek pompa sungai bendung di Sekip Palembang. “Jika tidak ada halangan pembayaran pembebasan lahan tersebut dilakukan besok (hari ini-red),” katanya, Selasa (10/11).
Menurut dia, dari 112 KK yang akan dibebaskan, tahap awal ada enam Kepala Keluarga (KK) yang akan dibebaskan. Sedangkan pembayaran selanjutnya akan dilakukan dalam waktu dekat setelah pembayaran ini.
“Nilai pembebasan lahan sebesar Rp4,8 miliar untuk enam KK ini, berikutnya akan menggunakan dana dari Balai Besar dan semuanya ada 112 KK,” tutur dia.
Sementara itu, Walikota Palembang H Harnojoyo mengatakan pembebasan lahan ini diharapkan dapat merealisasikan proyek Pompa Sungai Bendung. Sehingga dapat mengurangi banjir yang ada di Kota Palembang khususnya di wilayah terdekat pompa.
“Dana pembebasan lahan merupakan dana sharing, sedangkan untuk pembangunan sendiri menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN),” katanya.
Pompa yang akan dibangun ini diharapkan dapat mengatasi banjir khususnya di kawasan Sekip, Kecamatan Kemuning dan wilayah sekitarnya seperti R Sukamto dan kawasan Yayasan IBA tersebut.
Terpisah, pengamat rawa dan Sungai Kota Palembang, A Syarifudin, mengatakan, pintu bendung, rumah pompa, dan kolam retensi harus satu paket dan sama-sama sangat dibutuhkan untuk mengatasi banjir Sekip dan
sekitarnya.
Diperlukan diperlukan hubungan sosial budaya yang kuat dalam mengatasinya. Pemerintah harus menempuh pendekatan lebih inten soal dampak pembangunan.
“Pemerintah harus menggali lebih dalam sosial masyarakat di lokasi, jika memang penggantian wajar dan memang berdampak baik, sosialisasi harus jelas dan terstruktur, sebab di lokasi memang sudah jenuh akan banjir,” katanya. #ren