Sulit Dapatkan Elpiji 3 Kilogram
Palembang, BP
Sebulan terakhir ini, masyarakat Palembang dipusingkan dengan sulitnya mencari elpiji 3 kilogram di agen, pangkalan, dan warung-warung. Kalaupun ada, harga elpiji tabung melon ini terbilang tinggi sekitar Rp20.000 hingga Rp21.000.
Berdasarkan pantauan di sejumlah tempat seperti di Ariodillah, Dwikora, Pahlawan KM3,5, juga Sukabangun 2, masyarakat harus menunggu cukup lama dan harus keliling mencari agen yang masih menyediakan pasokan elpiji 3Kg.
Bahkan, di wilayah Ariodillah, Toko Yanto, yang menjual 162 elpiji 3kg ini, dengan menggunakan mobil pikap langsung diserbu masyarakat sekitar. Beberapa warga ada yang membawa dua tabung gas ukuran 3Kg. Mereka mengaku sudah lama tidak mendapatkan pasokan elpiji.
“Sudah lama elpiji ini langka, sudah sebulan lebih, jika dapat pun harus keliling dulu baru dapat. Itu pun hanya kebagian satu tabung, kami di rumah ada dua tabung, sebagai cadangan,” kata Sumirah, saat ditemui hendak menukarkan gas, Senin (19/10).
Menurutnya, harga elpiji 3kg ini cukup tinggi, mencapai Rp21.000, sementara di agen sekitar Rp16.000. “Harganya mahal, karena yang dekat sedang tidak ada barangnya, jadi kita tetap ambil, walaupun mahal, kalau ke agen lebih jauh, belum tentu ada,” katanya.
Sama halnya di pangkalan elpiji 3kg PT Alam Abadi Mulia, terlihat stok elpiji 3KG kosong. Beberapa konsumen yang datang membawa tabung elpiji 3Kg harus kecewa karena tidak mendapatkan hasil. “Kosong-kosong,” ujar salah seorang pegawai di pangkalan tersebut.
Sementara itu, salah seorang karyawan PT Alam Abadi Mulia, Iryas, mengakui saat ini sedang kosong karena pasokan belum datang. “Dalam sehari kita sediakan 1.120 tabung elpiji 3kg atau dua truk, hanya saja memang dibatasi, satu konsumen hanya boleh satu tabung. Memang aturan dari sananya, kami tidak tahu pasti,” katanya.
Menanggapi kondisi ini, External Relation Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel Alicia Irzanova mengatakan, tidak mungkin terjadi kelangkaan gas elpiji 3Kg. Menurutnya, stok tersedia, dan pihaknya tidak membatasi masyarakat mendapatkannya di agen dan pangkalan resmi.
“Sebab, stok tersedia, masyarakat tidak perlu khawatir, kami telah menyuplai elpiji 3Kg sekitar 560 – 590 ton per hari untuk wilayah Sumsel,” katanya.#pit