Palembang Kekurangan Armada Pemeliharaan Taman

14

Palembang, BP
Upaya pemeliharaan taman jalan dan taman kota di Palembang saat ini masih kurang memadai. Selain sengaja di rusak masyarakat, sejumlah taman yang mati ternyata belum terpelihara dengan baik, karena kekurangan armada
penyiram tanaman.

Dikatakan Kepala Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DJJPP) Kota Palembang Alex Ferdinandus, pemeliharaan taman saat dimaksimalkan dengan 17 unit armada penyiram yang sebagian besar adalah
hibah dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Baca Juga:  Partai Golkar Dukung Hj Lucianty di Pikada Muba 2024

Jumlah unit penyiram ini menurut Alex masih kurang memadai, sebab kebutuhan untuk menyiram taman jalan dan taman kota idealnya memiliki 50 unit armada. Apalagi musim kemarau saat ini, penyiraman harus eksta hingga tiga kali lipat dari penyiraman biasanya.

“Biasanya satu hari sekali menyiram masih cukup baik untuk menyiram taman kota termasuk taman yang ada median jalan, namun sejak kemarau beberapa bulan kemarin kami upayakan dua kali dalam sehari dan itupun tidak cukup,” kata Alex.

Baca Juga:  Pakaian Adat Tiap Jumat Diterapkan

Dia menggambarkan, upaya pemerintah untuk menyiram ini masih belum dapat memaksimalkan upaya pemeliharaan, sekitar 20 persen taman kota mati terutama taman hias dan harus dilakukan tambal sulam.

“Peran masyarakat dan pemerintah harus sinergi dalam kondisi saat ini, ketika musim kemarau tanaman banyak mati, masyarakat tidak merusak dengan mengambil tanaman hias ini,” kata Alex.

Baca Juga:  Komitmen Pemerintah Daerah Memajukan Kesenian di Sumsel Dipertanyakan

Masyarakat harus sama-sama menjaga taman-taman ini, sehingga muncul rasa memiliki. Ketika ada oknum masyarakat lain yang mencoba merusak, sebagai masyarakat yang baik, wajib menegur. #ren

Komentar Anda
Loading...