Pasar Lesu, 70 ‘Showroom’ Mobil Tutup

17

Palembang, BP

Anjloknya komoditas perkebunan memberikan dampak pada penjualan mobil used car (mobil bekas) dan new car (mobil baru). Hingga saat ini sudah ada 70 showroom mobil di Sumatera Selatan (Sumsel) tutup.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Mobil Sumsel sekaligus pemilik Showroom Bari Motor Hermansyah mengatakan, sejak tahun 2013 hingga 2015 ini, dalam sejarah perdagangan otomotif terjadi penurunan hingga 65 persen.

“Kondisi perekonomian saat ini memang berdampak signifikan bagi otomotif, yang berakibat pada 70 showroom mobil yang ada di Sumsel dan sebagian besar di Palembang tutup dan juga ada yang mengurangi cabang mereka,” katanya, Rabu (7/10).

Baca Juga:  Konsumen Cenderung Pilih Produk Baru

Showroom yang tutup, di antaranya terletak di Veteran, Demang Lebar Daun, Jakabaring, Musi II, Kenten, Perintis Kemerdekaan dan untuk yang di daerah seperti, LubukLinggau, Prabumulih, dan Muaraenim.

“Sehingga showroom yang masih eksis saat ini hanya tinggal 120-an, jika dalam waktu lima bulan kedepan belum juga ada perbaikan ekonomi, kemungkinan akan ada lagi yang tumbang,” katanya.

Baca Juga:  TAGAYA Bonus Hadiah

Selain komoditas, adanya kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang penetapan uang muka mobil baru dan second. Ditambah persoalan tambang batubara bermasalah dengan jalan angkutan dan juga persyaratan leasing yang bertambah banyak, karena lebih selektif.

Dengan harga komoditi karet dan sawit yang turun drastis ini mengakibatkan pengusaha mobil menjual dengan harga merugi. Seperti mobil yang dibeli tahun 2008 seharga Rp287 juta, saat ini paling bisa laku di harga Rp170 juta. Dengan begitu otomatis pengusaha mobil merugi.

Baca Juga:  Atasi Penyakit dengan Ramuan Herbal

Dikatakannya, sekarang ini banyak pengusaha mobil yang menjalankan bisnis properti, konstruksi, dan lainnya, yang dianggap paling menjanjikan. Jika tidak mempunyai bisnis sampingan dan hanya mengandalkan dari bisnis mobil, maka akan susah untuk bertahan hidup.

“Untuk penjualan mobil di showroom yang besar dulu bisa menjual 75 unit per bulan dan sekarang bisa menjual 20 unit itu sudah bagus. Kalau di Bari Motor ini sekarang paling hanya bisa jual 10 unit,” katanya.#pit

Komentar Anda
Loading...