Menyerah Karena Takut Ditembak Mati

9

Kayuagung, BP

IMG20150911110704_resizedGara gara takut ditembak mati oleh polisi,  Muhamad Rico Safiah Bin Nawi (23), warga Dusun II, Desa Kayualabu, Kecamatan Pedamaran Timur akhirnya menyerahkan diri. Dia adalah salah satu tersangka pembegal sopir truk tronton hingga tewas, dengan kondisi paha putus dibacok.

Pasca kejadian yang menewaskan korban, petugas langsung mengendus identitas pelaku. Melalui keluarga pelaku petugas telah mengimbau supaya tersangka menyerahkan diri jika tidak mau ditangkap dalam kondisi hidup atau mati.

Diduga tak menyangka jejaknya begitu cepat ketahuan dan mulai ketakutan ditembak mati  polisi, Rico bersedia menyerahkan diri, selanjutnya petugas dari Polsek Pedamaran Timur dibantu anggota Buser Polres OKI menjemput pelaku di kediamannya dan selanjutnya membawa pelaku ke kantor polisi, Jumat (11/9).

Baca Juga:  Bupati OKI Bentuk Tim Investigasi Karhutbunlah

Di hadapan petugas, Rico mengatakan, sebelumnya dirinya bersama dengan rekannya juga bernama Rico bin Supar sedang berada di Camp Gading Jaya.

Sekitar pukul 10.00 mobil korban melintas, saat itulah terlintas niat jahat keduanya. Mereka berdua lantas  melakukan pengejaran dengan menggunakan sepeda motor.

Tak begitu sulit bagi keduanya, kebetulan tak lama kemudian korban menghentikan kendaraan untuk buang air.

Baca Juga:  Wabup Shodiq Sampaikan Pesan Persatuan

“Aku memang kenal dengan korban karena sebelumnya pernah mengawal dia bawa material masuk ke dalam, tapi aku tidak tau namanya,,” kata Rico.

Kemudian pelaku menghampiri korban dan meminta uang sebesar Rp50 ribu sebagai uang keamanan, namun korban tidak punya uang dan hanya memberi pelaku uang Rp16 ribu, pelaku menolak dan tetap meminta uang sejumlah tersebut,

Karena korban tidak mempunyai uang, sambungnya, lalu korban masuk kedalam mobil dan mengambil kunci roda.

Baca Juga:  Hari Pramuka Nasional, Bupati Iskandar Dianugerahi Lencana Melati

“Tiga kali dia nyebat aku dengan kunci roda itu, kena kaki kanan dan tangan kanan, nah waktu dia mau menghantam sekali lagi aku tangkis dengan tangan kiri,” ujarnya seraya melanjutkan begitu tangkisan tangan kiri tangan kanannya mencabut golok dipinggang dan seketika disabetkan. Akibatnya korban langsung roboh berlumuran darah.

Tersangka membantah kalau disebut mengambil HP dan uang didalam mobil korban. #ros

Komentar Anda
Loading...