Tergoda Tubuh Montok Keponakan, Sekdes Nekat Berbuat Cabul
PALI, BP

BP/HABIBI M ARIDI
DIAMANKAN-Tersangka Supardin saat dimintai kekerangan oleh petugas, Minggu (6/9).
Kalau nafsu sudah di puncak, perbuatan nekat akan dilakukan. Termasuk menyalurkan birahi ke pasangan bukan muhrim. Hal itu yang dilakukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Supardin Alatif (50). Tergoda dengan kemolekan istri tubuh tetangga berinisial FI (29), pria yang menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) ini nekat melakukan upaya pemerkosaan.
Supardin diduga sudah melakukan pencabulan terhadap tetangganya sendiri FI, warga Dusun 1, Desa Sinar Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Badan montok dan kulit putih mulus yang dimiliki FI membuat Supardin tergiur. Apalagi FI saat ini sedang sendiri. Pasalnya, sang suami sudah beberapa bulan terakhir sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Muaraenim karena kasus kriminal.
Kejadian bermula saat FI sedang tidur nyenyak di kamarnya, Kamis (4/9) dinihari. FI lantas terbangun karena merasa kedinginan. Saat terbangun, korban baru menyadari bahwa kain sarung dan bajunya sudah terbuka. Bahkan celana dalamnya pun sudah terbuka. Tak hayal koran terkejut bukan kepalang melihat semua pakaiannya sudah terbuka. Ternyata kain, baju, celana dalam korban terbuka akibat dipotong pelaku dengan cara digunting.
Dia menjadi lebih terkejut setelah mengetahui Supardin ada di dalam kamarnya karena bermaksud memperkosanya.
“Pas aku bangun, aku lihat ado dio (Supardin-red) memakai topi hitam” terang FI, Minggu (6/9).
Merasa ada lelaki lain dikamarnya, sontak membuat FI menjerit. Pelaku yang tidak mau menjadi malu, akhirnya melarikan diri. Meskipun berhasil meloloskan diri, namun aksinya sempat terlihat oleh anak kandung korban yang masih berumur sembilan tahun. Bahkan tetangga korban yang lain sempat melihat pelaku saat melarikan diri dikegelapan malam. Akhirnya Supardin harus diamankan petugas Polsek Talang Ubi.
“Saya tidak melakukannya Pak. Malam itu saya ada di rumah sedang tidur nyenyak. Saya baru bangun pukul 06.00 pagi karena mau ngantar anak sekolah” elak Supardin.
#hab