Taekwondo Pesimis Dapat Emas PON

23

Palembang, BP

Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Selatan enggan mematok target muluk pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. Pasalnya, lawan yang dihadapi sangat berat, utamanya DKI Jakarta dan tuan rumah.

“Bisa dapat medali emas itu sangat luar biasa. Kita tahu sendirilah bagaimana kualitas atlet taekwondo DKI Jakarta. Belum lagi Bandung yang atletnya sampai try out ke Korea jelang PON tahun depan,” ujar Ketua Umum TI Sumsel Darusman Oesman, Rabu (2/9).

Baca Juga:  Targetkan Tiga Emas, Sumsel Turunkan 11 Atlet di Kejurnas Sambo

Dikatakan, Pengprov TI Sumsel akan menurunkan 22 atlet yang turun di 22 nomor pertandingan pada Pra-PON di Jabar. Mereka terbagi ke dalam dua kelompok, yakni khsusus persiapan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan Pra-PON.

“Kami tidak terlalu membebani atlet dengan target, melainkan hanya memotivasi mereka agar tampil baik hingga PON nanti,” ujarnya.

Baca Juga:  Aksi Sensasional Kaoru Mitoma Mengundang Minat Empat Klub Raksasa

Menurut Darusman, prioritas saat ini adalah Popnas di Jawa Barat mengingat waktu pelaksanaan yang tinggal beberapa pekan lagi.

“Popnas dululah kita siapkan. Harapannya bisa dapat emas di Popnas, lalu dapat emas pula di PON. Namanya berharap kan boleh. Saya katakan ini agar menjadi motivasi bagi atlet,” ucapnya.

Sebanyak 18 atlet taekwondo Sumsel akan diberangkatkan ke Bandung untuk mengikuti Popnas XIII yang digelar 10-21 September 2015. Mereka di antaranya, M Faiq Arya, M Fadhil Ardikatama, Ananda Eddy Irvine, R.A Nugroho, dan Agit Cahya. O sug

Komentar Anda
Loading...