Perusahaan HTI Terbesar Timbulkan Titik Api
Kebakaran lahan di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ternyata disebabkan oleh salah satu perusahaan HTI, yang diduga telah lama tidak melakukan produksi.
Menurut Sekretaris Daerah Pemkab Muba Sohan Majid, titik api yang muncul beberapa pekan terakhir merupakan sumbangan dari PT Tisico yang bergerak di bidang HTI. Ia menyayangkan sikap perusahaan yang tidak peduli dengan kondisi kebakaran yang terjadi di wilayah kerja mereka. “Ini terkesan pembiaran, selain itu sumber api yang timbul diduga memang sengaja dibuat dengan cara membakar lahan,” katanya dalam acara apel operasi pemadaman titik api, Minggu (2/8).
“Kecewa sudah pasti, namun ini menjadi perhatian utama kami,” ungkap Sekda. Dikatakan Sohan bahwa perusahaan Tisico menjadi prioritas untuk ditinjau ulang masalah perizinannya. “Sesuai instruksi Gubernur, perusahaan yang mengabaikan permasalahan kebakaran lahan, perizinannya akan dicabut,” jelasnya.
Pantauan pihaknya, tidak terdapat tanaman produksi yang jelas di areal kawasan mereka. “Sehingga kami akan pertanyakan ini.”
Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Kabupaten Muba Drs Syafarudin mengatakan, pihaknya telah berupaya maksimal melakukan antisipasi dan upaya pemadaman terhadap kebakaran yang terjadi saat ini. “Kami telah menyebar tim reaksi cepat dalam mengatasi kebakaran yang terjadi,” katanya.
Adanya perusahaan yang membiarkan kondisi kebakaran saat ini sangat tidak dibenarkan. “Karena telah disampaikan beberapa kali oleh Gubernur Sumsel agar perusahaan berpartisipasi dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan,” terangnya. #arf
