Peringati HAN 23 Juli, DPRD Sumsel Prihatin Nasib Anak
“Inilah makna hari anak, kita harus introspeksi, ternyata tanggung jawab anak ini, kita sebagai orangtua masih belum maksimal, di satu sisi pemerintah memberikan perhatiannya salah satunya adanya komisi perlindungan anak, ada aturan perlindungan anak dan kami minta untuk hak-hak ini juga harus diperhatikan dan harus juga melibatkan ulama di samping mata pelajaran di sekolah berupa pendidikan moral atau pelajaran Pancasila bagi anak-anak juga harus diberlakukan,” katanya.
Karena dinilainya sebagian waktu anak-anak habis di sekolah dan rumah, sehingga peran orangtua dan guru sangat dominan bagi pembentukan karakter anak-anak ke depan.
