Berupaya Tanpa Asap Mulai Modifikasi Cuaca

19

Palembang, BP

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) hujan buatan mulai dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi di Sumsel, Kamis (9/7).

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah potensi kebakaran lahan dan hutan seminimal mungkin. Kebakaran lahan dan hutan akan lebih sering terjadi saat memasuki musim kemarau.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, Sumsel merupakan provinsi pertama yang mencanangkan TMC tahun ini. Alex tidak mau melakukan modifikasi cuaca disaat titik api dan kebakaran menjamur di wilayah Sumsel.

Baca Juga:  Reses Anggota DPRD Sumsel Dapil II , Serap Aspirasi di Palembang dari Isu Dana Pendidikan  Hingga PIP Jadi Sorotan

“Kita lakukan sedini mungkin agar kebakaran dan asap bisa diminimalisir, bahkan diupayakan tidak ada asap. Sumsel harus bisa zero burn tahun ini,” tegasnya saat Pelepasan Operasi TMC dan Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan Sumsel 2015 di Base Ops Pangkalan TNI AU, Palembang, Kamis (9/7).

Alex menuturkan, operasi TMC biasanya dilakukan pada saat tanggap darurat atau pada saat asap mulai mengepung. Namun tahun ini dilakukan sejak awal. “Target kita tahun ini adalah bebas asap. Walaupun masih ada asap harus seminimal mungkin. Dan diusahakan tidak mengganggu siapa pun,” tuturnya.

Baca Juga:  2029, DPD NasDem Banyuasin Targetkan Kursi Ketua DPRD

Terutama Sumsel pada 2018 mendatang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Games. Sudah banyak yang dipersiapkan mulai dari pembangunan infrastruktur dan sebagainya. Ia meminta jangan sampai ada kabut asap lagi, sebab akan mengancam Sumsel sebagai tuan rumah nantinya. “Jika masih ada asap, akan jadi ancaman bagi kita. Jadi memang benar-benar harus jadi perhatian utama,” lanjutnya. #idz

Komentar Anda
Loading...