‘Hotspot’ Di Sumsel Masuk Katagori Rendah
Tim Satuan Tugas (Satgas) Siaga Penanggulangan Darurat kabut asap Sumsel, berhasil menanggulangi hotspot yang muncul di Sumsel. Hotspot yang muncul di Sumsel masih dalam katagori rendah.
Hingga Jumat (5/6), berdasarkan sumber dari Satelit Terra/Aqua tercatat hotspot di Sumsel terdapat di OKU Timur, OKI, dan Muaraenim.
Kepala UPTD Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL) Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel H Achmad Taufik, SH, MH menjelaskan, informasi yang didapat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat, cuaca di Sumsel pada umumnya sudah mulai berkurang hujannya, dan akan memasuki musim kemarau.
“Informasi dari BMKG, sekarang ini intensitas hujan mulai turun atau sudah musim pancaroba, dan perkiraan September puncak kemarau, untuk hotspot berubah-ubah dan tidak di tempat yang sama,” kata Taufik, Jumat (5/6).
Rendahnya hotspot di Sumsel karena upaya tim dan bukan karena hujan. “Kita masih kategori aman,” katanya. Menurut Taufik, berdasarkan pantauan Satelit Aqua/Terra, pada 2 Juni terdapat 13 titik api, 4 Juni (3 titik api), lalu pada 1 dan 3 Juni nihil titik api. #osk
