Polemik Terlalu Rumit
Palembang, BP
Manajer Tim Sriwijaya FC (SFC) Robert Heri mengatakan, polemik yang terjadi antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah terlalu rumit.
Dia menyarankan, kedua belah pihak yang berseteru intropeksi kesalahan masing-masing dan menjadikan musim kompetisi tahun ini sebagai kesempatan untuk memverifikasi seluruh tim yang benar-benar layak berkompetisi di musim depan.
“Lebih baik dihentikan saja (kompetisi QNB League-red), daripada jalan sebentar terus dihentikan lagi. Kompetisi ini sebelumnya sudah beberapa kali dihentikan. Jelas kalau terus tarik-ulur seperti sekarang, pasti akan mengganggu persiapan tim,” ujar Robert Heri, Minggu (3/5).
Menurutnya, lebih baik kompetisi sepakbola tertinggi di Indonesia musim ini distop saja. Kata Robert, hal itu akan lebih baik daripada ditunda-tunda.
“Stop untuk sementara atau mungkin tidak usah dulu digelar kompetisi sepanjang tahun ini. Bagi saya pribadi hal tersebut akan jauh lebih baik ketimbang memaksakan diri dengan segala permasalahan,” katanya.
Dia mengatakan, SFC yang dinyatakan lolos verifikasi sudah melakukan persiapan sejak dini pada awal Desember 2014. Penundaan kompetisi sangat merugikan manajemen dan tim.
“Jika QNB League kembali dilanjutkan di saat memasuki bulan kelima di 2015, artinya hanya ada waktu sekitar enam bulan untuk menyelesaikan kompetisi. Sebagai konsekuensinya, jelas jadwal pertandingan akan semakin padat,” katanya.
“Kalau seluruh klub akan bermain tiga kali dalam seminggu, itu bukan hal yang ideal. Kompetisi tertinggi ini bukan hanya sekedar prestise, namun juga harus memberikan dampak positif bagi peningkatan prestasi timnas. Jika liga terus dipaksakan saya ragu apakah nanti akan meningkat kualitasnya,” tambah Robert. #zal