Inilah Sapi Kurban Gubernur Sumsel Jadi yang Terberat di Masjid Agung Palembang,

0
Palembang,BP- Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Jayo Wikramo Palembang menerima sedikitnya 12 ekor sapi kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Dari jumlah tersebut, sapi kurban milik Gubernur Sumatera Selatan menjadi yang paling berat dengan bobot mencapai 1 ton 6 kilogram.
Sekretaris Umum Yayasan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin  (SMB) Jayo Wikramo Palembang, Kemas Iqbal Hasan Zainal, mengatakan sapi berbobot jumbo tersebut berjenis Brangus.
“Sapi terberat saat ini berasal dari Gubernur Sumsel dengan berat 1 ton 6 kilogram. Jenisnya Brangus,” ujar Kemas Iqbal, Selasa (26/5/2026) ketika di temui di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin  (SMB) Jayo Wikramo Palembang,
Selain dari Gubernur Sumsel, sejumlah pejabat dan instansi lain juga telah menyalurkan hewan kurban sapi ke Masjid Agung Palembang.
“Dari Kapolda Sumsel, Kapolrestabes, dan sejumlah instansi pemerintah serta Bank Sumselbabel juga sudah masuk dan masyarakat,” katanya.
Selain sapi, panitia juga telah menerima sedikitnya tujuh ekor kambing kurban. Panitia masih membuka penerimaan hewan kurban hingga menjelang pelaksanaan penyembelihan.
Kemas Iqbal menyebut pihaknya juga masih menunggu  kiriman  sapi kurban yang beratanya diatas  1 ton jenis Brangus dari  Setiawan Ikhlas.
Mengenai sapi dari Presiden Prabowo dan Walikota Palembang menurutnya belum ada komfirmasi resmi.
“Kami mendengar juga ada rencana di kirim kesini tapi belum ada konta secara resmi  sehingga kami belum bisa memastikan. Kami harapkan bisa diantarkan ke Masjid Agung ,”katanya.
Untuk pelaksanaan Salat Idul Adha, panitia menjadwalkan rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB. Salat Id ditargetkan dimulai tepat pukul 07.00 WIB dan seluruh rangkaian ibadah selesai sebelum pukul 08.00 WIB.
Setelah salat Id selesai, panitia langsung melanjutkan proses penyembelihan hewan kurban di area Masjid Agung.
“Setelah salat Id selesai, kami langsung mulai penyembelihan hewan kurban,” katanya.
Panitia menargetkan seluruh proses penyembelihan hingga pengemasan daging kurban selesai sebelum waktu Asar.
Dari jumlah hewan kurban yang diterima saat ini, panitia memperkirakan total kantong daging yang akan dibagikan mencapai lebih dari 2.000 paket. Bahkan jumlahnya diprediksi bisa mendekati 3.000 paket seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Kalau tahun lalu mencapai sekitar 3.600 kantong. Tahun ini kami siapkan sekitar 4.000 kantong, tinggal menunggu jumlah daging yang tersedia,” jelasnya.
Untuk sistem pembagian, panitia tetap memprioritaskan warga yang tinggal di sekitar Masjid Agung, khususnya masyarakat di kawasan Kelurahan 19 Ilir dan 18 Ilir Palembang.
Meski demikian, masyarakat umum sekota Palembang tetap diperbolehkan menerima daging kurban tanpa harus menggunakan kupon.
“Kami tidak memakai sistem kupon untuk masyarakat umum. Semua warga yang datang akan kami layani sesuai waktu pembagian,” pungkasnya.#udi

Baca Juga:  Kunjungan Surya Paloh ke Demokrat, AHY: Kami Ingin Kapal Koalisi Ini Berlayar dan Menang
Komentar Anda
Loading...