Gubernur Sumsel  Soroti Pelestarian Budaya dan Penanganan Abrasi Sungai Desa Mura Lematang Muara Enim

14
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri kegiatan Sedekah Bedusun di Desa Muara Lematang, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Selasa (3/2/2026). (BP/ist)

Palembang,BP- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri kegiatan Sedekah Bedusun di Desa Muara Lematang, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Selasa (3/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya pelestarian budaya sekaligus perhatian terhadap persoalan abrasi sungai.
Herman Deru menyebut Sedekah Bedusun sebagai tradisi mulia yang tidak hanya mencerminkan rasa syukur, tetapi juga mempererat hubungan sosial antar warga.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang terus mendorong pelestarian budaya lokal di tengah derasnya pengaruh modernisasi.
“Tradisi seperti ini harus terus dipertahankan karena menjadi identitas dan penguat kebersamaan masyarakat,” tegasnya.
Desa Muara Lematang yang berada di wilayah paling ujung Kabupaten Muara Enim tetap menjadi perhatian pemerintah provinsi dalam hal pembangunan infrastruktur.
Gubernur juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga keaslian rumah panggung di wilayah pesisir sungai. Arsitektur tersebut dinilai relevan dengan kondisi geografis desa yang rawan banjir dan abrasi.
Desa ini dilalui dua sungai besar, yakni Lematang dan Musi. Aktivitas tongkang serta gelombang sungai yang besar menyebabkan terjadinya abrasi di sejumlah titik.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Sumsel akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna membangun tanggul penahan.
Selain infrastruktur, Herman Deru juga menyoroti pentingnya pencatatan sejarah desa dan capaian pembangunan setiap tahun melalui forum rembug desa.
Dalam dialog bersama warga, Gubernur menerima berbagai aspirasi terkait pertanian dan tenaga kerja lokal. Ia berjanji akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui koordinasi lintas sektor.
Momentum Sedekah Bedusun, lanjutnya, juga menjadi sarana memperkuat nilai empati dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk perhatian, Gubernur menyerahkan bantuan dana untuk mendukung kegiatan pendidikan keagamaan di TK/TPA desa setempat.
Tokoh masyarakat M. Thohir Qalbi menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Gubernur yang dinilai menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap desa di wilayah terpencil.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung kondisi Sungai Lematang oleh Gubernur guna melihat dampak abrasi yang dikeluhkan warga.#udi
Baca Juga:  Ahok ke Palembang, Kunjungi Kilang Tertua di Indonesia
Komentar Anda
Loading...