DPD PDI Perjuangan Sumsel Fasilitasi Perjalanan Bantuan Kemanusiaan ke Wilayah Terdampak Bencana

11
H Devi Suhartoni (BP/ist)

Palembang  BP- DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan (Sumsel) menyampaikan bahwa rombongan bantuan kemanusiaan berupa armada ambulans dan tim medis saat ini melanjutkan perjalanan menuju wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Rombongan sebelumnya bergerak dari Bandar Lampung dan singgah di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan untuk beristirahat dan pemenuhan logistik, dengan dukungan koordinasi dari DPC PDI Perjuangan setempat. DPC OKU memfasilitasi titik istirahat dan makan siang, sebelum rombongan melanjutkan perjalanan melalui Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, hingga Kota Lubuk Linggau.
Sore ini Rabu (31/12/2025), pemberangkatan lanjutan rombongan dilepas secara resmi oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan, H. Devi Suhartoni, di Kota Lubuk Linggau, sebagai bagian dari pengaturan dan pengamanan perjalanan bantuan.
H. Devi Suhartoni menegaskan bahwa kerja kemanusiaan harus dijalankan dengan disiplin, ketenangan, dan rasa tanggung jawab, dengan menempatkan keselamatan rombongan serta kebermanfaatan bantuan sebagai prioritas utama. Seluruh jajaran partai diminta membantu secara proporsional, menjaga koordinasi, dan tidak menjadikan kegiatan ini sebagai ajang seremonial.
“Kegiatan ini merupakan kerja kemanusiaan, dijalankan sebagai tanggung jawab sosial tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang dibantu. Fokus utama adalah memastikan bantuan medis dapat tiba dengan aman dan tepat waktu di lokasi terdampak bencana,” katanya.
Menjelang pergantian tahun, dia menegaskan bahwa kerja kemanusiaan dan tanggung jawab sosial tidak mengenal jeda waktu, termasuk dalam momentum libur dan perayaan tahun baru.
“DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan mengimbau seluruh struktur partai di daerah untuk menempatkan diri secara proporsional, memberikan dukungan teknis dan logistik sesuai kebutuhan lapangan, serta mendokumentasikan kegiatan secara wajar tanpa mengganggu tujuan utama pengiriman bantuan,” katanya.
Menurutnya, dalam situasi bencana, kehadiran yang tenang dan kerja yang terkoordinasi lebih penting daripada pernyataan besar. Prinsip inilah yang menjadi pegangan dalam setiap langkah kemanusiaan.#udi
Baca Juga:  Gerakan Senyap Menangkap Kolonel Maludin Simbolon
Komentar Anda
Loading...