Warga OKI Minta Bantuan Dedi Mulyadi untuk Urus Anak Kecanduan Narkoba, Ini Tanggapan Anggota DPR RI Asal Sumsel

19
HM Giri Ramanda N Kiemas (BP/ist)

Palembang, BP– Anggota DPR RI asal Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. HM Giri Ramanda N Kiemas MM, angkat bicara soal viralnya video sepasang suami istri asal Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang datang jauh-jauh ke rumah dinas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Pakuan, untuk meminta bantuan menangani anak mereka yang diduga kecanduan narkoba jenis sabu.

Dalam video yang tersebar di media sosial, sang ayah berinisial BH terlihat mengungkapkan keputusasaannya. Ia meminta agar anaknya yang duduk di Kelas X di salah satu sekolah di Kayuagung bisa dimasukkan ke barak militer sebagai bentuk pendisiplinan karena sudah tak sanggup mengontrol perilaku sang anak.
Menanggapi fenomena itu, Giri menjelaskan kalau permasalahan narkoba ini sudah menjadi pekerjaan rumah bersama malahan saat dirinya masih menjabat anggota DPRD Sumsel beberapa tahun lalu dan sampai hari ini sudah mengingatkan permasalahan narkoba ini sudah sangat luar biasa di Sumatera Selatan.
“Tinggal sekarang bagaimana aparat penegak hukum mau melakukan pembersihan atau tidak,” katanya, Rabu  (4/6/2025).
Menurut Ketua DPD Partai PDI Perjuangan (PDIP) Sumsel ini, kalau tidak ada gerakan yang masif, maka kejadian di  OKI akan datang ke tempat lain untuk mencari perlindungan menurutnya mungkin saja terjadi.
“ Jadi saya menghimbau kepada para aparat penegak hukum yang punya kompetensi di bidang pemberantasan narkoba, mohon untuk bekerja dengan lebih , lebih kuat. Jangan sampai ini sudah terkuak. Ada pengakuan seorang warga yang anaknya melakukan penyalahgunaan narkoba dan  dibawa ke provinsi lain,”katanya.
Kejadian ini menurutnya harus menjadi introspeksi para kepala daerah  kita agar lebih concern terhadap daerahnya. Jangan sampai masalah yang ada di tempat kita sampai keluar ke tempat lain.
“Tapi ini sudah nggak apa-apa. Ini sudah terjadi, ini sudah ada contoh. Tinggal bagaimana action kita ke depan untuk memperbaiki. Kita jangan saling menyalahkan, kita bicara bagaimana kita ke depan. Kita buat Sumatera Selatan ini bebas dari narkoba,”katanya.
Lalu membina masyarakat  yang sudah terkena narkoba agar mereka kembali ke jalan yang benar.
“Terutama kita harus melindungi anak generasi muda kita, anak-anak muda kita agar mereka tidak terjebak dan terjerumus ke dalam lembaga narkoba,”katanya.#udi

Baca Juga:  Mahasiswa Pilih Demo dan 'Blokade' Perkuliahan, L2Dikti Hingga Rektor Kompak Tak Berkomentar
Komentar Anda
Loading...