
Palembang, BP-Puluhan mahasiswa dari Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (20/3/2025) siang.
Demonstrasi yang dilakukan mahasiswa dengan duduk lesehan sambil diam depan gerbang kantor DPRD Sumsel sambil membawa secarik kertas bertuliskan “Tolak RUU TNI”.
Koordinator aksi, Pasha, menyatakan demonstrasi ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI yang sedang dibahas di tingkat nasional.
”Mahasiswa merasa perlu menyuarakan keresahan mereka atas sejumlah pasal dalam RUU tersebut yang dianggap tidak sejalan dengan prinsip demokrasi dan reformasi sektor militer di Indonesia,” katanya.
Mereka berjanji akan terus melakukan aksi mengawal sampai RUU TNI yang disahkan dikaji ulang Mahkamah Konstitusi dan dibatalkan.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa ditemui Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, SE MM.Andie ikut duduk lesehan bersama mahasiswa.
Politisi dari Fraksi Golkar ini bahkan duduk bersila bersama demonstran, menunjukkan itikad baik untuk mendengar aspirasi yang mereka sampaikan.
Kehadirannya di tengah mahasiswa memberikan ruang dialog meskipun dalam suasana yang tetap berlangsung hening. Setelah sempat berdialog, Andie Dinialdie akhirnya meninggalkan lokasi aksi.
Andie sendiri, menjelaskan akan meneruskan aspirasi mahasiswa ke tingkatan yang lebih tinggi, yakni DPR RI.
”DPRD Sumsel akan tetap berkomitmen dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, termasuk suara mahasiswa,” ujarnya. Setelah melakukan dialog para mahasiswa membubarkan diri dibawah penjagaan ketat aparat kepolisian. #udi