Kampanye  Anies di BKB, Dihadiri Ribuan Massa

27
Kampanye  Akbar  calon presiden (Capres) nomor urut 01 , Anies Rasyid Baswedan (ARB), di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang  (25/1) berjalan dengan meriah dan dihadiri ribuan massa dari Palembang dan luar Palembang.(BP/udi)

Palembang, BP– Kampanye  Akbar  calon presiden (Capres) nomor urut 01 , Anies Rasyid Baswedan (ARB), di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang  (25/1) berjalan dengan meriah dan dihadiri ribuan massa dari Palembang dan luar Palembang.

Sayang Ketua DPW Partai Nasdem Herman Deru tak terlihat dalam kampanye akbar tersebut.
Sementara sejumlah Ketua partai koalisi seperti Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumsel Ramlan Holdan, Ketua DPW PKS Sumsel M Toha,  petinggi DPW NasDem Sumsel dan Ketua DPD Nasdem Palembang Fitrianti Agustinda serta relawan maupun ulama terlihat hadir.
Bukan hanya Herman Deru, tetapi keluarga mantan Gubernur Sumsel itu sendiri yang saat ini maju sebagai caleg, baik anak, mantu dan adiknya yang maju dari Partai Nasdem tidak ada satupun terlihat.
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar (AMIN) provinsi Sumsel Fauzi Amro mengaku dirinya tak mempermasalahkan ketidak hadiran dari Herman Deru, yang dikatakannya saat itu dalam perjalanan dari OKU Timur.
“Iya belum datang, karena katanya masih dalam perjalanan dari OKU Timur, tapi dak masalah, ” kata Fauzi di sela-sela  acara.
Mengawali pidato politiknya Anies, menjawab pertanyaan 2 orang perwakilan warga Sumatera Selatan. Hermanto, seorang serang ketek serta Maimunah seorang ibu rumah tangga. Pertanyaan Hermanto, mengenai sepinya penumpang yang berakibat pada pendapatan serang.
Sedangkan Maimunah, berharap agar ketika Anies menjadi presiden sembako tidak lagi selangit harganya. Dia juga memperjuangkan agar pedagang kakilima tidak lagi ‘teraniaya’ terusir.
Bukan pendapatan mereka lagi yang berkurang, seringnya pedagang kakilima diusir membuat keluarga mereka terutama Pendidikan anak mereka menjadi terancam.
 “Akibat kurangnya pemasukkan keluarga,” ujar Maimunah. Dengan lugas dan cerdas Anies, menjawab pertanyaan keduanya dalam orasi politik.
“Yang datang adalah pejuang, bukannya orang bayaran. Yang datang tidak ada bayaran sama sekali bukan. Karena untuk membayar kalian semua tidak bisa dinilai dengan harga,” teriak Anies lantang.
Karena itu, lanjutnya, berkumpulnya disini dengan pengorbanan karena rakyat Indonesia semuanya ingin Indonesia adil dan Makmur.
“Hari ini, 25 Januari 2024. Kita berkumpul disini untuk merapatkan barisan. Samakan Langkah dan menjaga kedaulatan NKRI. Kita tetap mengedepankan hukum. Kita tidak ingin negara menjadi negara yang pemimpinnya haus kekuasaan. Kita tak ingin korupsi bergerak bebas dan jadi benalu. Jangan sampai korupsi merampas harta rakyat. Karena itu kita harus berubah,”katanya.
Anies tak henti-hentinya mengajak semua elemen Masyarakat baik kota, kabupaten dan Provinsi maupun Indonesia pada umumnya untuk melakukan perubahan serta mengembalikan kesejahteraan rakyat Indonesia.
“Kita ingin harga sembako, tingginya Pendidikan, tingginya Kesehatan, sulitnya mencari lapangan kerja semuanya diubah. Dimana msyarakat mendapatkan harga sembako yang murah, murahnya Kesehatan, murahnya Pendidikan dan mudahnya mendapatkan lapangan pekerjaanya,” katanya.
Sebelumnya dalam kesempatan itu juga dideklarasikan dukungan para ulama se Sumsel kepada pasangan Capres dan Cawapres  nomor urut 01 Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) yang dipimpin Habib Umar Abdul Aziz Shahab di hadapan ribuan massa yang hadir.
Terlihat juga ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan, Ketua DPW PKS Sumsel M Toha, Sekretaris DPW Partai Ummat Sumsel Wira Tama Yudha, Ketua DPD Partai Nasdem Palembang Fitrianti Agustinda, dan beberapa Caleg Partai koalisi.
Dari tingkat nasional sendiri hadir Ketua Timnas Tim Hukum AMIN M Yusuf Amir, Anggota DPR RI Fraksi PKS Mustafa Kamal, Mantu Imam Besar Habib Rezieq Shihab yaitu Habib Muhamad Hanif Al Atos.#udi
Baca Juga:  Satu Pasien Suspect Corona Masuk RSMH
Komentar Anda
Loading...