Perseteruan Antara Warga dan Oknum TNI di Palembang Berujung Damai di Kantor Lurah 35 Ilir

94

Permasalahan antara warga dengan keluarga TNI, yang terjadi di Lorong Budiman, Kelurahan 35 Ilir, Palembang, Kamis (17/8) siang, hingga viral di media sosial (medsos), berujung damai di kantor Lurah 35 Ilir Palembang, pada Jumat (18/8) sore.(BP/IST)

Palembang, BP- Permasalahan antara warga dengan keluarga TNI, yang terjadi di Lorong Budiman, Kelurahan 35 Ilir, Palembang, Kamis (17/8) siang, hingga viral di media sosial (medsos), berujung damai di kantor Lurah 35 Ilir Palembang, pada Jumat (18/8) sore.

Dandim 04/18 Palembang Letkol Arief Hidayat menyayangkan adanya kesalahpahaman yang terjadi antara keluarga TNI dengan warga setempat di Lorong Budiman, Kelurahan 35 Ilir.

“Kami menyayangkan adanya permasalahan ini, kebetulan Serda Rustam itu adalah anggota di Kodim. Sebetulnya ini konflik lama antara warga dengan keluarga pak Indra, ” kata Arief, Jumat (18/8).

Baca Juga:  Ini Hal Yang Tidak Diinginkan Telkomsel Saat Malam Tahun Baru

Ia menyebut jika kedua belah pihak merasa benar, dimana ketika keributan tersebut pihak keluarga pak Indra merasa terganggu sementara warga merasa karena saat itu sedang suasana Kemerdekaan 17 Agustus.

Sehingga menurutnya tidak ada yang salah sama sekali.

“Dua belah pihak ini merasa benar, pak Indra merasa terganggu dan dari warga merasa ini lagi suasana 17 Agustus jadi tidak ada yang salah dari kedua sisi ini, ” ujarnya.

Baca Juga:  Barak Baja Personil Polres Muratara Diresmikan Kapolda Sumsel

Menurut Arief, saat ini kedua belah pihak sedang berjalan proses damai di kantor Lurah 35 Ilir, dan prosesnya berjalan aman dan selesai.

“Kronologisnya kejadian itu, dari keluarga pak Indra merasa terganggu ketika warga ingin merayakan lomba 17 Agustus. Namun dari dua sisi kedua belah pihak tidak ada yang salah, jadi intinya hanya kesalahpahaman,” tutupnya.

Sebelumnya, beredar video di medsos kegaduhan di sebuah rumah yang telah dikelilingi warga. Diduga pemilik rumah tersebut telah membuat kegaduhan saat warga melaksanakan acara lomba 17 Agustus bahkan merusak speaker milik salah satu warga.

Baca Juga:  Daftar Kontestan Bertambah, Argentina dan Iran Lolos ke Piala Dunia 2026

Bahkan diduga dua anggota TNI tersebut, berinisial RS dan SRP, salah satunya membawa senjata tajam jenis pedang. Namun, kejadian ini langsung diamankan pihak Kepolisian dan Ketua RT setempat.

Diketahui kejadian tersebut terjadi di Lorong Budiman Kelurahan 35 Ilir Palembang, pada Kamis (17/8) siang.#udi 

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...