Ibu – Ibu Protes Soal  PPDB SMP , Aripin Kalender : ” Apo Nak Di suruh Tawuran Atau Nak Disuruh Jadi Begal Anak- Anak Kito”..  

52
Puluhan Ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam Masyarakat Miskin Kota (MMK) menggelar aksi demo di depan Kantor Walikota Palembang, Selasa (20/6).(BP/udi)

Palembang, BP- Puluhan Ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam Masyarakat Miskin Kota (MMK) menggelar aksi demo di depan Kantor Walikota Palembang, Selasa (20/6).

Ibu-ibu ini mempertanyakan soal Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP di kota Palembang yang sudah seminggu ini dinilai ambudarul.

 “ Sudah kita lihat kemarin  sehari atau dua hari aplikasi onlinnye down  hidup mati-hidup mati siswa tidak bisa mendaftar , ketika mereka mendaftar juga ada eror nama mereka tidak bisa , mereka ke SMP tersebut  tapi kepala sekolah bilang harus di reset kembali , ketika di reset sekolah tidak bisa , kita lapor dinas , dinas juga bingung , jadi kita juga bingung  aplikasi apa yang mereka pakai saat ini sementara lima tahun terakhir tidak ada permasalahan ketika aplikasi ini  dijalankan, ini aplikasi terbaru, katanya lebih canggih , lebih transparan  tapi sangat bermasalah  untuk penerimaan SMP sekota Palembang, “ kata Ketua Masyarakat Miskin Kota (MMK)  Aripin Kalender, Selasa (20/6).

Baca Juga:  Inilah Identitas Mayat Wanita Yang Tewas di Jalan Noerdin Panji

 

Aripin menuntut seperti di kawasan Seberang UlU (SU)  I agar zonasi yang dipakai di SMP 44 dan SMP 31 dan SMP 61 sementara jaraknya ke sekolah tersebut sangat jauh , jika pakai zonasi termasuk maka rata-rata tidak masuk warga di kawasan 1 Ulu , 2 Ulu, 3-4 Ulu , 5 Ulu sehingga menurutnya perlu ada penambahan gedung SMP baru.

Baca Juga:  Alex Ajak Perangi Narkoba Lewat PKK

“ Yang ingin kami pertanyakan ketika anak-anak tidak lulus afirmasi dan tidak mampu ini  mau di kemanakan  mereka sekolah ini , sedangkan tingkat kerawanan tawuran anak-anak lebih banyak hampir tiap malam saat inilah pekerjaan Pemkot Palembang saat ini,” katanya.

Dengan kondisi demikian Aripin memastikan banyak anak-anak SMP yang tidak bersekolah tahun ini.

“ Apo memang nak di suruh tawuran atau nak disuruh jadi begal  anak- anak kito oleh Pemerintah Kota Palembang Wallahu a’lam, nah disini tanggungjawab kota Palembang akan terus saya kejar, apabila masih ada anak didik tidak masuk sekolah,” katanya.

Baca Juga:  Janda Beranak Dua Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rusunawa

Plh Sekda Palembang Drs M Yanurpan Yany, MM, mengatakan, aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan bagi pihaknya untuk  melakukan koordinasi kedalam .

“ Apa yang disampaikan soal penerimaan siswa baru  yang lagi berproses,  ini kaitan soal sistim dimana soal sistim ini banyak sekali ketergantungannya, setelah ini kami akan melakukan berkoordinasi dengan dinas pendidikan ,” katanya.#udi

Komentar Anda
Loading...