Ahmad Sahroni Apresiasi Aksi Heroik Polda Sumsel yang Selamatkan Bayi Terlantar

41
Ahmad Sachroni (BP/IST)

Palembang,BP- Ipda Arini Yulia bersama suaminya Ipda Hendri Prayudha, banyak mendapat pujian usai pasangan tersebut mengadopsi seorang bayi yang ditelantarkan hingga dikerubungi semut. Menurut laporan, mereka menemukan bayi Razka tergeletak di trotoar depan SPBU Tangga Takat, Jl. Ahmad Yani, Palembang pada Jumat (2/6).

Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol A Rachmad Wibowo memberi apresiasi khusus kepada dua perwira suami-istri yang telah memberikan bantuan kepada bayi tersebut. Bahkan Kapolda Sumsel langsung meminta RS Bhayangkara memeriksa kesehatan sang bayi. Menurut hasil pemeriksaan, kondisi bayi dalam keadaan sehat.

Baca Juga:  Walikota Harnojoyo Resmi Buka TNI Manunggal Membangun Desa ke-116 

Peristiwa ini lantas mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Politikus NasDem tersebut menilai kepemimpinan Kapolda Sumsel berhasil menjadi contoh baik bagi para jajarannya.

“Saya rasa apa yang dilakukan oleh jajaran Polda Sumsel, baik dua perwira suami-istri tersebut, hingga respons cepat Kapolda, semuanya sungguh luar biasa dan benar-benar mengetuk hati kemanusiaan kita semua. Jujur saya sangat terharu ketika mengetahui berita ini,” ujar Sahroni dalam keterangan, Senin (5/6).

Baca Juga:  Pameran Olahraga dari Masa ke Masa di Museum Balaputra Dewa

Lebih spesifik, Sahroni bahkan memberi apresiasi gerak cepat Kapolda Sumsel dalam peristiwa ini. Dirinya menyebut, tanpa adanya atensi pimpinan, peristiwa ini akan sulit mendapat bantuan yang maksimal.

“Atensi khusus dari Kapolda Sumsel benar-benar patut diacungi jempol. Tanpa menunggu lama, Kapolda langsung memberikan perhatian maksimal terhadap sang bayi. Pendekatan professional-humanis ini yang selalu kita butuhkan,” katanya.

Baca Juga:  Wakapolda Sumsel Cek Pelaksanaan Test Kesehatan Tahap I Penerimaan Anggota Bakomsus Polri TA 2020

Terakhir, Sahroni ingin peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh jajaran kepolisian di daerah. Dirinya ingin, setiap polisi, baik dari pucuk pimpinan hingga anggota, harus memiliki hati nurani untuk menolong rakyat.

“Saya ingin aksi heroik ini disaksikan dan dijadikan pembelajaran bagi seluruh jajaran kepolisian. Dalam kasus atau peristiwa apapun, pastikan kedepankan hati nurani dan ketulusan,” pungkas Sahroni.#udi

Komentar Anda
Loading...