Perekrutan Komisioner, DPR RI: KPU-Bawaslu Daerah Jangan Ada Politik Transaksional

406

JAKARTA, BP – DPR RI mengingatkan KPU dan Bawaslu di daerah agar tidak melakukan politik transaksional dalam merekrut komisioner.

 

Hal ini ditegaskan Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia. Ia mengatakan, pihaknya mengingatkan    jajaran dan KPU dan Bawaslu RI agar berhati-hati dan tidak melakukan politik transaksional dalam perekrutan komisioner, karena dirinya kerap mendapatkan banyak masukan dan informasi  rumor  adanya hal tersebut.

Baca Juga:  Irjen Pol. Sandi Nugroho Pimpin Tes Urine Mendadak, Polda Sumsel Tegas Bersih dari Narkoba

 

“Isunya macam-macam. Saya berusaha tidak percaya (dengan rumor itu), tetapi saya mau ingatkan kepada saudara-saudara KPU RI dan Bawaslu RI, hati-hati. Saya berusaha tidak percaya, tetapi rasa-rasanya kalau nggak diingatkan itu malah makin terus-menerus terjadi,” kata Doli dikutip dari laman resmi DPR RI, Selasa (30/5/2023).

 

Puadi  mengatakan, jajaran DKPP agar cermat  bertugas menangani pelanggaran kode etik  dalam penyelenggaran Pemilu 2024 ini. Masyarakat juga dimintanya melapor ke Komisi II DPR RI jika melihat ada kejadian tersebut.

Baca Juga:  Gubernur Sumsel  Soroti Pelestarian Budaya dan Penanganan Abrasi Sungai Desa Mura Lematang Muara Enim

 

“Kalau pilihan saudara  ada transaksional, saya kira bangsa ini nggak akan maafkan saudara sekalian,” ucap Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Doli menuturkan,  Komisi II DPR RI dan Lembaga penyelenggara pemilu  bertekad sedari awal  membuat pemilu 2024  berwibawa dan bersih, untuk itulah Komisi II DPR RI dan Lembaga penyelenggara pemilu agar  memberikan contoh yang baik pada masyarakat.

Baca Juga:  Barantin dan Pemprov Sumsel Perkuat Ekspor Udang Vaname OKI, Manfaatkan Aplikasi Go Export

 

“Kalau ketahuan, saya kira ya lihat aja nanti. Dan DKPP harus lihat cermati bener. Ini udah lama kita dengar, sudah lama tapi kita sih nggak mau percaya, tapi lama-lama nggak berhenti laporannya,” ia memungkasi.#gus

Komentar Anda
Loading...