
Palembang, BP- Jajaran DPW PPP Sumatera Selatan (Sumsel) dipimpin Ketua DPW PPP Sumsel Agus Sutikno bersilaturahmi ke kantor Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumsel di Jalan Jenderal A Yani , Palembang, Jumat (10/3).
Jajaran DPW PPP Sumsel disambut sejumlah pengurus PW Muhammadiyah Sumsel yang diketuai Ridwan Hayatuddin, S.H.,M.H.
Ketua DPW PPP Sumsel Agus Sutikno menjelaskan sebagaimana kemarin pihaknya sepakat dengan majelis-majelis DPW PPP Sumsel untuk bersilaturahmi bersama NU , Muhammadiyah, PSI dan Perti.
Dan hari ini pihaknya bersilaturahmi bersama jajaran PW Muhammadiyah Sumsel.
“ Kami memohon arahan dan kemudian mohon doa, kami mengundang kalau ada kader-kader dari Muhammdiyah yang ingin mencalonkan diri tentu kami tunggu,” katanya.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumsel Ridwan Hayatuddin, S.H.,M.H mengatakan, politik adalah perang tanpa darah dan perang itu politik yang berdarah-darah.
“ Situasi sekarang dengan ketentuan undang-undang pemilu kepartaian membuat tidak bisa mengelak , perang itu dalam partai, tetapi tetap saja kalaukita berpegang pada 148 Al Baqoroh tadi kita berjuang bersama, mudah-mudahan perang itu sebenarnya bukan perang tapi masing-masing kita menunjukkan kemampuan dan memberikan apa yang dapat kita berikan untuk maslahat umat , kalau PPP melalui partai, kalau Muhammadiyah melalui organisasi Muhammadiyah,” katanya.
Selain itu menurutnya Muhammadiyah sudah beberapa kali terjun ke politik mulai Masyumi, Parmusi, PAN , akhirnya sampai hari ini Muhammadiyah sepakat sebagai organisasi sosial kemasyarakatan , dakwah, amal makruf nahi munkar.
“ Tetapi bukan berarti Muhammadiyah tidak peduli dari politik, justru lahirnya Muhammadiyah sebenarnya karena kepentingan politik, kita menderita terjajah lahirlah Muhammadiyah, lahirlah PSII, lahirlah NU dan sebagainya tetapi beda style dan beda cara, “ katanya.
Selain itu Muhammadiyah secara formal tidak akan pernah mengusung calon atau menyatakan diri mendukung partai tertentu tetapi Muhammadiyah tetap bersimpati tetap berkerjasama seperti terjadi pada hari ini PPP sudah memulai itu untuk kepentingan umat.
“ Paling tidak PPP , kalau ada kader PPP yang ingin menyalurkan aspirasinya secara pribadi kita dukung, saya siap nanti bersama kesana tapi tidak formal sifatnya informasi, jadi kami berterima kasih pak Agus kedatangan hari ini, saya kira pertemuan hari ini bukan hanya menyambung silaturahmi kita yang sudah sempat agak lama , saya mengatakan tidak terputus Cuma belum tersambung saja dan hari ini saya kira , pertemuan hari ini bukan yang pertama dan terakhir tapi hari ini merupakan pertemuan pertama yang pada kesempatan tertentu selanjutnya ketemu terus untuk pembangunan umat , bangsa dna negara ini,” katanya.
Ridwan mempersilahkan PPP untuk menginventarisir kalau ada kader Muhammadiyah , pihaknya siap bantu dengan bantuan-bantuan informal, keumatan dan dengan cara-pendekatan seperti ini.#udi