Penganiayaan di Panti Asuhan Fiisabilillah Al Amin, DPRD Sumsel Minta Anak-Anak Panti Berani Bersuara

224
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli bersama Dinsos dan DPPPA Sumsel mendatangi lokasi penganiayaan di Panti Asuhan Fiisabilillah Al Amin Palembang (BP/IST)

Palembang, BP- Buntut viralnya video di sosial media Instagram aksi kekerasan terhadap anak anak yang dilakukan sejumlah pria dewasa yang diduga terjadi di salah satu panti asuhan di Kota Palembang, pihak Polrestabes Palembang mengamankan Hidayatullah diketahui merupakan ketua Panti Asuhan Fisabillillah Al Amin yang berada di jalan Mangkubumi, 3 Ilir, Ilir Timur II, Palembang, Sabtu (25/2) malam.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs  Syaiful Padli mengaku berdoa  semoga anak-anak panti asuhan tersebut kuat melewati ujian tersebut.

Baca Juga:  Herman Deru Harus Dicoret

“ Terduga pelaku kekerasan sudah di jemput pihak kepolisian semalam,” katanya usai melakukan kunjungan ke Panti Asuhan Fisabillillah Al Amin yang berada di jalan Mangkubumi, 3 Ilir, Ilir Timur II, Palembang, Minggu (26/2). Dinsos dan DPPPA Sumsel

Menurutnya hal utama yang patut dilakukan adalah menyelamatkan anak-anak. “Jadi psikologis mental anak-anak memang harus diselamatkan,” katanya.

Baca Juga:  Banjir Bandang Dan Longsor Hantam Satu Desa Di OKUS

Selain itu, katanya, hal lain yang harus diberikan yaitu terapi  kepada anak-anak dan dalam hal ini akan ditangani oleh perlindungan anak melalui psikiater.

Syaiful juga berharap kepada anak-anak panti, untuk tidak takut dan mengadukan mengadukan apa yang telah dialami selama ini.

Terlebih, mengenai kasus kekerasan yang mungkin sering dilakukan pemilik panti kepada anak asuhnya.

Baca Juga:  Dukung Program Strategis Gubernur Sumsel, IBGK Sumsel Usulkan Program "Sultan Muda dari Desa" untuk Wujudkan 100.000 Sultan Muda

Syaiful menambahkan, pihaknya juga memberikan pendampingan kepada seluruh anak panti untuk dikirimkan psikiater.

“Tadi sudah kami sampaikan untuk berani bersuara jika memang ada yang ingin diceritakan,” kata Syaiful.

Pendampingan ini  menurutnya guna menghilangkan trauma terhadap para korban yang pernah mengalami kasus penganiayaan yang dilakuakan pemilik panti.#udi

 

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...