Gerakan Masyarakat Muara Enim Menggugat Minta Gubernur Sumsel Tidak Lantik Ahmad Usmarwi Kaffah

Palembang, BP- Puluhan orang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Muara Enim Mengugat menggelar demo di Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Senin, (9/1).
Massa meminta Gubernur H Herman Deru tidak melantik Ahmad Usmarwi Kaffah, PhD yang sudah dipilih menjadi Wakil Bupati Kabupaten Muaraenim. Sesuai ketetapan Kemendagri.
Kordinator Aksi, Endang mengatakan, aksi demo dilakukan dalam rangka menolak pelantikan karena mereka nilai cacat hukum.”Jadi kami minta Gubernur Sumsel Herman Deru untuk tidak tergesah gesah melantik wakil bupati, sebelum putusan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Keluar, tidak usah takut intervensi siapapun, jangan dituruti, ” kata Endang.
Menurutnya pemilihan wakil bupati tersebut tidak melalui proses yang benar dan melabrak aturan perundang- undangan.
Selain itu percuma juga wakil bulati dilantik sementara masa jabatan tidak sampai satu tahun lagi tersisa.
“Tidak ada yang bisa dikerjakan wakil bupati selama 7 bulan selain hanya ingin mengeruk harta kabupaten Muara Enim saja,” katanya.
Terkait hasil pertemuan dengan Gubernur Sumsel, Endang mengatakan jika Gubernur belum memberikan kepastian apakah akan dilantik atau ditunda.
Namun, Gubernur akan menghormati setiap aspirasi dan proses hukum yang sedang berjalan saat ini.
Dirinya mengatakan percaya jika Gubernur akan memberikan keputusan yang terbaik dan akan menunggu proses hukum di PTUN.
“Ya kalau tetap dilantik dan tidak mengindahkan proses hukum artinya tidak mengindahkan aspirasi rakyat, jika ternyata tetap ngotot dilantik tentu kami akan tetap menolaknya, ” katanya.
Demo berjalan lancar meski sempat terjadi penolakan saat Sekda Pemprov Sumsel yang menemui pendemo.#udi