Dikeroyok, Buruh Lapor Ke Polretabes Palembang

Buruh harian lepas M Arfan (41) warga Jalan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang menjadi korban pengeroyokan oleh empat orang sambil membawa senjata tajam (sajam) yang dibawa oleh para terlapor.
Korban akhirnya melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Minggu (6/11).
“Peristiwa yang saya alami terjadi di Jalan Silaberanti, Jumat 4 November sekitar pukul 10.00 WIB, berawal saat saya dan saksi Amran (kakak,red) sedang bekerja mengangkut pasir di tempat kejadian perkara (TKP),” katanya, Minggu (6/11).
Lalu, tidak lama melintas terlapor dengan sepeda motor. “Saat terlapor yang tidak kami kenal lewat, kakak saya cekcok dengan dia, kemudian terlapor langsung pergi. Tidak lama kemudian terlapor datang kembali menemui korban, sambil berkata bicara apa tadi. Tapi saya jawab tidak tahu. Lalu terlapor kembali pergi dari sana,” katanya.
Terlapor ini ternyata kembali lagi menemui dirinya, namun tidak sendirian melainkan mengajak teman-temannya.
“Ada sekitar empat orang sambil membawa sajam semua, ada yang bawa pedang, jadi saya dihampiri dan langsung dipukul dengan tangan kosong,” jelasnya.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Haris Dinzah membenarkan adanya laporan dari korban pengeroyokan dan sudah diterima di SPKT Polrestabes Palembang.
“Laporan korban mengenai tindak pidana Pasal 170 KUHP kita terima di SPKT, dan akan diteruskan ke Sat Reskrim untuk diproses lebih lanjut,” katanya.