Tanpa Pupuk Kimia, Petani Ogan Ilir Panen Padi Organik 

298
Tanaman padi di salah satu demplot di Ogan Ilir yang menggunakan pupuk organik Wong Agro. (BP/ist)

 

INDRALAYA , BP – Masyarakat tani di kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir bergembira dengan hasil panen padi organik, tanpa menggunakan pupuk kimia. Panen tersebut merupakan hasil uji pupuk organik Wong Agro yang diberikan gratis untuk petani.

Salah satu petani dan pemilik sawah, Syofar senang sawahnya dijadikan tempat pengujian pupuk organik Wong Agro yang diberikan  gratis.  Proses tanam padi sawahnya tanpa pupuk kimia tanpa pakai obat-obat lainnya, namun  hasil panen memuaskan dibandingkan pupuk kimia.
“Saya pribadi khususnya dan masyarakat tani umumnya, berterimakasih atas pupuk gratisnya,” ucap Syofar, Rabu (10/8).
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Ogan Ilir, Asnadi SP mengatakan, uji pupuk organik ini untuk  merealisasikan program  ketahanan pangan, masyarakat tani di Kabupaten Ogan Ilir.
Ia mengakui, hasil uji ubin yang dilaksanakan di sawah milik petani  sangat bagus dan maksimal, tidak kalah dengan produk kimia. Hasil rendam juga memuaskan dari kuantitas maupun kualitas gabahnya.
“Hasil panen padi organik Wong Agro  luar biasa bagus,” kata Asnadi.
Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Pertanian Ogan Ilir, staf Dinas Pertanian Ogan Ilir Harnadi SP menyambut positif  dan berterima kasih kepada Wong Agro yang membantu menjadi mitra uji coba pupuk organik  di Ogan Ilir.
Menurut Harnadi, panen padi organik ini merupakan hasil panen / uji ubin perdana dari empat titik demplot ( Demontration Plot) yang dilaksanakan, dan hasilnya  memuaskan.
Sedangkan Direktur CV Wong Agro  sekaligus formulator pupuk organik Wong Agro, Syamsudin MM menerangkan, pupuk yang diberikan gratis ini adalah solusi para petani di tengah mahalnya pupuk kimia dan langkanya pupuk  yang  dikeluhkan masyarakat  petani saat ini.
“Pupuk organik Wong Agro memiliki banyak keunggulan, seperti menurunkan biaya produksi secara maksimal, membuat tanah  kembali  subur,” ucap Syamsudin didampingi Manajer Produksi Wong Agro Ahmad Makmuri dan staf produksi Hapian.
Menurutnya  penggunaan pupuk kimia dalam jangka waktu  lama  akan menyebakan hilangnya mikro organisme dalam tanah, akan membuat tanah keras dan mengakibatkan  menurunnya hasil  produksi pertanian.#gus 
Baca Juga:  Usai Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD OI, Gubernur Sumsel dan Ketua TP PKK Sumsel Makan Bersama Dengan Bupati dan Ketua TP PKK OI
Komentar Anda
Loading...