Ade Putra  Babak Belur Dihajar Massa

63
Ade Putra (30)  warga Desa Pauh I Kecamatan Rawas Iri Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) babak belur di hajar massa, lantaran tertangkap tangan saat sedang beraksi sehingga amuk massa tak bisa dihindarkan di sebuah rumah di komplek Sembaja Jalan Pajak Permai Kelurahan Alang Alang Lebar Kecamatan Alang Alang Lebar Kota Palembang, Kamis (12/5) sekira pukul 19.00 .(BP/IST)

Palembang, BP- Ade Putra (30)  warga Desa Pauh I Kecamatan Rawas Iri Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) babak belur di hajar massa, lantaran tertangkap tangan saat sedang beraksi sehingga amuk massa tak bisa dihindarkan di sebuah rumah di komplek Sembaja Jalan Pajak Permai Kelurahan Alang Alang Lebar Kecamatan Alang Alang Lebar Kota Palembang, Kamis (12/5) sekira pukul 19.00 .

 

Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Dwi Satya Arian mengatakan, dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti satu unit TV 50 inc merk LG, satu unit TV 32 inc merk Sharp, satu badik dari besi yang digunakan saat beraksi.

Baca Juga:  Polisi Buru Pembunuh Satu Keluarga di Banyuasin

 

“Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 3e, 5e KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Tersangka sudah kita amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” katanya, Rabu (18/5)

Tersangka Ade mengakui perbuatannya.
menurut pelak, rumah tersebut sedang kosong karena ditinggal penghuninya yang dari informasi dihimpun masih mudik lebaran.

Baca Juga:  Aktivitas RS Ernaldi Bahar Kembali Normal

 

Tersangka mengaku dirinya terbesit untuk kembali mencuri karena melihat adanya kesempatan.

“Saya lihat rumahnya sepi, kelihatan itu lagi kosong. Terus saya lompat pagar. Pintunya yang posisi digembok saya congkel pakai pisau,” katanya.
Nekatnya, tersangka sampai bolak-balik saat mengangkut barang curiannya.

Pertama dia membawa televisi di kamar yang kemudian dia bawa pulang ke kontrakannya.

Baca Juga:  427 Koleksi Bersejarah Jarahan Belanda Akhir Agustus Dikembalikan Ke Indonesia, Ini Pesan Sultan Palembang

Tak merasa puas, tersangka lalu kembali ke rumah itu untuk kembali mengambil televisi yang berada di ruang tamu TKP.

 

“Waktu mau angkut TV yang kedua, saya ketahuan ada warga yang lihat. Jadinya saya dikejar terus dikeroyok,” katanya.#osk

 

 

Komentar Anda
Loading...