PTM di Palembang Hanya Libatkan 30 Persen Siswa di Kelas

46
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Palembang. (BP/IST)

Palembang, BP – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Palembang  hanya akan melibatkan 30 persen siswa dari kapasitas kelas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan pemkot memberlakukan aturan ketat sehingga hanya sekolah yang lolos verifikasi tersebut yang dapat melakukan PTM.

“Yang jelas PTM ini akan dilakukan secara bertahap dari tingkatan PAUD hingga SMP,” kata Zulinto di Palembang, Senin.

Baca Juga:  Pertamina Hulu Rokan Temukan Hidrokarbon melalui Pengeboran Sumur Eksplorasi Anggrek Violet (AVO)-001

Pemkot Palembang sudah mengeluarkan kebijakan agar sekolah membagi tiga sesi belajar bagi siswa.

Adapun pembagiannya, yakni sesi kelas pertama mulai dari 7.30-0u9.30 WIB, lalu sesi kelas kedua 8.30-10.30 WIB, dan kelas ketiga 10.00-12.00 WIB.

Siswa yang masuk sekolah tatap muka hanya dua kali dalam seminggu, selebihnya dilakukan secara daring. Adapun sekolah yang telah menggelar PTM pada awal pekan ini, yaitu sebanyak 60 SMP.

Baca Juga:  Ketua MPR Tinjau Lokasi Gempa di NTB

Sementara untuk SD diatur sebanyak lima sekolah per kecamatan. Begitu pula PAUD sebanyak 3 sekolah per kecamatan. Secara keseluruhan di Palembang ada 61 SMP Negeri, sementara SD Negeri ada 250.

Dalam pelaksanaan PTM ini, pemkot memastikan guru dan siswa menerapkan protokol kesehatan ketat. Zulinto memastikan, pihaknya akan kembali menambah sekolah yang menerapkan belajar tatap muka saat sudah meninjau dan memverifikasi untuk sekolah tersebut.

Baca Juga:  Warga Srimulya Keluhkan Infrastruktur Jalan Hingga Air Bersih Ke Anggota DPRD Palembang ini

“Jika nantinya setelah diterapkan ada pelanggaran, maka tentu kita akan setop dulu penerapannya,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan skema kerjasama dengan puskesmas terdekat jika ada siswa yang sakit saat mengikuti PTM. #ric

Komentar Anda
Loading...