
Palembang, BP-Tidak meratanya pembagian bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) terutama di daerah transmigrasi dan terpencil di daerah Banyuasin yang merupakan daerah pemilihannya (Dapil), membuat , Ketua DPW PPP Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Agus Sutikno secara pribadi berbagi paket sembako untuk masyarakat yang berada di 8 titik di 4 Kecamatan di Banyuasin.
Seperti diantaranya Desa Timbul Jaya di Kecamatan Muara Sugihan , Desa Saleh Mulia di Kecamatan Air Saleh, Desa Margo Rukun , di Kecamatan Muara Sugihan , Desa Tirta Kencana di Kecamatan Markarti Jaya, Desa Suka Damai di Kecamatan Tanjung Lago.
“Karena memang kalau di Palembang sudah cukup banyak pembagian sembako , apakah itu dilakukan lembaga sosial, yaysan dan sebagainya, maka saya kembali berpikir untuk membantu saudara saya di pedesaan terutama di daerah transmigrasi di Banyuasin yang itu merupakan dapil saya dan ini murni dari saya pribadi, “ katanya ketika ditemui di kantor DPW PPP Sumsel, Rabu (1/9).
Menurut Agus, PPP dalam kegiatan tersebut mencoba mendekati rakyat kembali terutama kepada konstituennmya dalam bentuk pembagian sembako.
Setidaknya Agus mengaku secara pribadi dirinya membagikan 4 ton beras kepada masyarakat Banyuasin yang dibuat dalam bingkisan yang berisi beras 2, 5 kilogram dan di tambah sembako yang lain.
“ Selama lima hari kami berada di lapangan , kalau dari pengamatan saya sekarang daerah memang susah , apalagi tempatnya itu jauh dan enggak ada satu parpolpun yang kesana , bantuan pemerintah juga belum ada masuk kesana, bayangkan untuk menyangkau daerah itu seperti ke Timbul Jaya itu perlu naik speedboad sekitar 4 jam , Air Saleh selama 2 jam, Markarti Jaya selama 2 jam , Tanjung Lago bisa di jangkau dengan kendaraan darat,” katanya.
Apalagi saat melakukan kunjungan kemarin, Mantan Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel ini mengaku selalu di tanya masyarakat soal vaksin Covid-19.
“ Saya setiap tempat itu ditanya soal vaksin , mohon maaf pembagian vaksin dari pemerintah pusat itu tidak proporsional, ada provinsi yang sudah 100 persen, ada yang 15 persen , ada yang 20 persen, sehingga mereka menanyakan itu,” katanya.
Karena itu menurutnya baik pembagian sembako dan pemberian vaksin terutama di daerah terpencil dan transmigrasi harus jadi perhatian pemerintah dan jangan fokus ke kota saja.
“ Karena penyakit ini menular, kalau penanganannya tidak sama dengan yang lain akhirnya yang belum vaksin menularkan yang lain, “ katanya.
Dirinya sudah menyampaikan permasalahan ini melalui anggota DPRD Banyuasin dari PPP.
Dan dari DPW PPP Sumsel sendiri menurut Agus, sudah menyampaikan aspirasi tersebut ke DPP PPP agar ada program vaksinasi di DPW PPP untuk masyarakat terpencil dan daerah transmigrasi.
“ Karena memang kami mengamati sekarang, terutama di daerah, jangan bicara masalah vaksin, jangan bicara masalah bantuan, semuanya itu memang belum ada,” katanya.
Sedangkan untuk DPW PPP Sumsel sendiri menurutnya sudah jauh-jauh hari mulai melakukan pembagian masker kepada masyarakat, berbagi nasi kota di jalan-jalan dan membagi kepanti asuhan dan sebagainya , sebagai bentuk kepedulian DPW PPP Sumsel sesuai dengan kemampuan PPP Sumsel.
“ Prihatin kalau soal distribusi vaksin sekarang tapi kita tidak bisa menyalahkan pemerintah provinsi karena memang vaksin itu jatahnya dari pusat, tetapi dari pertanyaan dari kelompok masyarakat seperti di Muara Sugihan kenapa Bali sudah 100 persen vaksin , DKI sudah sementara mereka belum , termasuk perangkat desa. Makanya kami beberapa hari datang ke sana , “ katanya.#osk