Stok Untuk Vaksinasi Kurang, Dinkes Palembang Minta Tambahan Pasokan Vaksin Covid-19

38

Palembang, BP–Dalam rangka tercapainya kekebalan komunal (Herd Immunity), pemerintah Kota Palembang menggenjot vaksinasi Covid-19.

Proses percepatan vaksinasi inipun disambut baik oleh warga Kota Palembang, dimana stok vaksin tidak sebanding dengan banyaknya warga yang akan divaksinasi.

Dinas Kesehatan Kota Palembang, Sumatera Selatan, meminta tambahan ribuan dosis vaksin COVID-19 untuk percepatan terciptanya kekebalan kelompok dari penularan virus corona jenis baru itu.

Plt Kabid Kesmas Dinkes Kota Palembang, dr.Mirza Susanty msnuturkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan tambahan vaksin ke provinsi.

Baca Juga:  Jemput Bola Vaksin Warga, Polres Sinergi Bareng Dinkes Muba

“Untuk melakukan percepatan vaksinasi terkendala stok vaksin yang jumlahnya terbatas, untuk itu telah diajukan permohonan tambahan vaksin ke provinsi,” katanya, dikutip dari ANTARA, Senin (16/08).

Ia menjelaskan, pelaksanaan program vaksinasi yang dimulai sejak 14 Januari 2021 dengan sasaran perdana sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan dan segmentasi lainnya hingga saat ini berjalan sesuai dengan rencana dan target sasaran yang ditetapkan.

Baca Juga:  DPRD dan Gubernur Sumsel Sepakati Raperda Perubahan APBD 2025

Untuk melakukan pelayanan vaksinasi kepada warga Bumi Sriwijaya ini, dia mengatakan harus disiapkan 40 puskesmas dan dua rumah sakit umum daerah.

Dia mengungkapkan pada Agustus 2021 ini pihaknya mendapat pasokan 2.800 dosis vaksin Sinovac, namun stok tersebut sekarang ini sudah habis.

Hal ini katanya tidak terlepas dari animo warga kota ini untuk divaksin cukup tinggi, namun tidak seimbang dengan persediaan vaksin yang ada di fasilitas kesehatan.

Baca Juga:  Hadapi Hujan Lebat, Muba Bentuk Posko Siaga Tiap Kecamatan

Capaian vaksinasi di Kota Palembang sudah mencapai 28,07 persen untuk dosis pertama dan 18,32 persen dosis kedua.

Ia berharap permintaan tambahan vaksin diharapkan bisa segera dipenuhi Dinkes Sumsel/Kemenkes, sehingga diharapkan target minimal 70 persen warga divaksinasi bisa tercapai pada awal 2022. #ric

 

Komentar Anda
Loading...