BEM Unsri Gelar Demo Tuntut Pengurangan UKT

121

Mahasiswa yang tergabung dari berbagai Fakultas di Universitas Sriwijaya(Unsri), Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Rabu (4/8) menggelar aksi demo di depan Gedung Rektorat Unsri, Indralaya, OI.(BP/IST)

Palembang, BP- Mahasiswa yang tergabung dari berbagai Fakultas di Universitas Sriwijaya(Unsri), Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Rabu (4/8) menggelar aksi demo di depan Gedung Rektorat Unsri, Indralaya, OI.

Sebagian mahasiswa membawa poster yang bertuliskan “Uang Kuliah Tunggal, Uang Kuliah Tinggi dengan hashteg UKT Merakyat, Ganyang Rektorat dan baliho yang di tempel di mobil komando dengan tulisan”Kuliah di balik layar UKT Full bayar.

Aksi demo ini di awali dengan berkumpul dari terminal Unsri selanjutnya berjalan long march ke Gedung Rektorat sekitar pukul 11.00.

Baca Juga:  Tim Gabungan Tertibkan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim dan Sekitarnya

Salah seorang mahasiswi  Fakultas Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan alam, Semester 7, Syarifah mengatakan, pihaknya menuntut kepada Rektor Unsri Prof Dr.Ir. H Anis Saggaff, MSCE agar memberikan keringanan dan pengurangan Uang Kuliah Tunggal yang dinilai sangat memberatkan dimasa pandemi virus corona apalagi sekarang  penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkat (PPKM) yang mengakibatkan sektor ekonomi masyarakat lumpuh.

Adapun tuntutan kami pertama Perpanjangan masa pembayaran dan pengajuan keringanan UKT, Kedua menurunkan UKT bagi mahasiswa yang mengajukan penurunan karena terdampak pandemi untuk semester ganjil 2021, Ketiga kompensasi UKT bagi seluruh mahasiswa Unsri,” teriaknya seraya menyeru kepada pihak rektorat.

Baca Juga:  Medco Energi Gelar Festival Pojok UMKM 2025, Tampilkan 22 Mitra Binaan dari Seluruh Aset Operasi

“Kita setiap hari belajar tidak maksimal dengan daring atau di balik layar akan tetapi kita harus bayar full tanfa ada konvensasi. Untuk itu, kita berharap rektor Unsri dapat mengabulkan pihak tuntutan kami,” katanya.

Dikatakan Deny, salah seorang perwakilan BEM Unsri demo tersebut adalah bentuk tindak lanjut dari mahasiswa Unsri karena sebelumnya tidak mendapatkan hasil apapun ketika dilakukan Audensi dengan pihak rektorat.

“Kita sudah lakukan Audensi namun kami nilai tidak mendapatkan hasil yang kami harapkan, kita tahu bersama masa pandemi sekarang ekonomi sangat susah. Banyak dari mahasiswa keberatan jika harus membayar UKT secara normal,” katanya.

Baca Juga:  Tunaikan Janji, Ketua DPRD Andie Dinialdie Dampingi Perwakilan Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Ke Senayan 

Ia menambahkan masa yang ikut demo tersebut sekitar 100 lebih mahasiswa yang merupakan perwakilan dari seluh mahasiswa berbagai Fakultas di unsri, karna mengingat sekarang masih pandemi.

“Untuk menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan kita hanya mengajak perwakilan saja agar tidak terlalu banyak massa,” katanya.#osk

 

 

 

Komentar Anda
Loading...