Kapolda Babel Sandang Gelar Datuk Radendo Panglima Negeri dari SMB IV

10
Kapolda Bangka Belitung (Babel), Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, menyandang gelar Datuk Radendo Panglima Negeri dari Sultan Palembang,  Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn  didampingi    Lembaga Adat Sentana Jering Amantubillah Lam Jering Babel, Selasa (27/7).(BP/IST)

Palembang, BP- Kapolda Bangka Belitung (Babel), Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, menyandang gelar Datuk Radendo Panglima Negeri dari Sultan Palembang,  Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn  didampingi    Lembaga Adat Sentana Jering Amantubillah Lam Jering Babel.

Gelar tersebut disematkan langsung oleh Sultan Palembang,  Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn didampingi  Kanjeng Raden Temenggung Dato Radendo Sri Dr H Ramli Sutanergara, di gedung Tribrata Polda Babel, Selasa (27/7).

Sultan Palembang,  Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn mengatakan,  pemberian gelar ini karena kepedulian dan kecintaan Kapolda Babel  dengan adat budaya yang ada di Babel, sehingga karena Babel berada di bawah Kesultanan Palembang Darussalam .

Baca Juga:  Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan RI Bagi Pembangunan di Kabupaten PALI

“ Sehingga kami juga memberikan apresiasi  kepada Kapolda Babel  karena banyak sekali melakukan kegiatan  yang berbau budaya dan juga menghargai budaya serta adat istiadat di Babel,” katanya.

Sedangkan Kapolda Babel, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat mengaku bangga penganugerahan gelar dark Radendo Panglima Negeri dari Keluarga dan Kerabat Kesultanan Palembang Darussalam.

“Saya sangat bangga apa yang dianugerahkan pada hari ini, dan saya tidak menyangka beberapa waktu lalu datuk Ramli menyampaikan kepada saya akan penganugerahan ini,” kata Anang, Selasa (27/7).

Baca Juga:  Peringatan Milad Ke- 352 Tahun Kesultanan Palembang Darussalam Berlangsung Hikmad

Jendral bintang dua tersebut memaknai, gelar adat yang diberikan tersebut sebagai pesan, harapan dan tanggung jawab untuk selalu mengangkat derajat masyarakat adat untuk memajukan provinsi Bangka Belitung.

“Kebudayaan nusantara yang sangat beragam, sangat kaya kearifan lokal, dan semua itu menjadi kepribadian babgsa dan menjadi modal kita meraih kemajuan,” katanya.

“Pada kesempatan baik ini saya ingatkan, aset terbesar bangsa ini adalah persatuan dan kerukunan untuk itu mari kita jaga bersama adat istiadat masing masing daerah dengan mengutamakan rasa toleransi, tenggang rasa dan saling memiliki,” lanjutnya.

Baca Juga:  Soal Tanggal HUT Palembang, SMB IV: Pemerintah Seharusnya  Berikan Penjelasan  Berdasarkan Sejarah Yang Benar

Menurut Anang, mengayomi dan melindungi masyarakat menjadi pelayanan dan tugas dasar kepolisian. Dalam memberikan pelayanan tersebut perlu adanya perubahan dan inovasi

” Dan saya tidak menyangka nilai nilai itu diamati keluarga adat melayu. Apa yang kami lakukan sepenuhnya dan didukung instansi terkait,  TNI dan masyarakat rekan rekan media,” katanya.#osk

 

 

Komentar Anda
Loading...