Pernyataan Mensos Risma Ancam Pindahkan ASN Tak Becus Kerja ke Papua Panen Kritik

13

Palembang, BP – Pernyataan Menteri Sosial Tri Rismaharini soal Papua jadi tempat pemindahan ASN tersebut menuai kritikan dari banyak warganet.

Bahkan pernyataan risma soal Papua tersebut menjadi trending topic di Twitter pada Rabu (14/07) pagi.

Tak sedikit warganet menuding Risma rasis terhadap Papua. Diketahui aksi marah-marah Mensos Risma di Balai Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Wyata Guna, Kota Bandung, panen kritikan di media sosial.

Baca Juga:  Menurunnya Partisipasi Pemilih di Pilkada Sumsel: Apatisme, Jarak Pemilu, dan Minimnya Pendidikan Politik Menjadi Faktor Utama

Budayawan Sudjiwo Tedjo yang menyoroti pernyataan Mensos Risma yang menyinggung Papua ketika memarahi para aparatur sipil negara (ASN) di Balai Wyata Guna, Kota Bandung, Jawa Barat.

Melalui akun Twitter pribadinya @sudjiwotedjo, Sudjiwo Tedjo mempertanyakan pernyataan Mensos Risma tersebut apakah tidak sedang merendahkan Papua.

“Maaf, Bu Risma, bila berita ini benar, apakah Bu Risma tidak sedang merendahkan Papua?,” ujarnya, Selasa (13/07).

Baca Juga:  Di OKUT, Bacagub Heri Amalindo Bicara Ingin Tingkatkan SDM Masyarakat Sumsel

Hal itu ia sampaikan setelah Mensos Risma mengancam akan memindahkan seluruh ASN Kementerian Sosial yang menjadi pegawai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyata Guna Kota Bandung ke Papua jika masih tidak mau membantu operasional dapur umum.

Tak hanya Sudjiwo Tedjo, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon juga menilai pernyataan Mensos Risma tersebut sensitif karena dianggap mendiskreditkan Papua sebagai tempat ASN yang tak becus bekerja.

Baca Juga:  Pemilik Lahan Belum Sepakat , Penataan Goa Jepang di Jalan H Umar Palembang Temui Jalan Buntu

“Pernyataan Menteri Sosial ini menyiratkan seolah Papua jd tempat hukuman ASN yg tak becus. Sebaiknya cabut saja pernyataan sensitif seperti ini,” pungkasnya. #ric

Komentar Anda
Loading...