Pelaku Penodongan Sepasang Kekasih Diatas Jembatan Ampera di Tembak

101
Servi Sulingga (42). Servi pelaku penodongan terhadap korban sepasang kekasih diatas Jembatan Ampera beberapa waktu lalu ini ditembak kakinya oleh Anggota Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel) lantaran berusaha kabur saat akan ditangkap Minggu (25/4) malam.(BP/IST)

Palembang, BP- Servi Sulingga (42). Servi pelaku penodongan terhadap korban sepasang kekasih diatas Jembatan Ampera beberapa waktu lalu ini ditembak kakinya oleh Anggota Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel) lantaran berusaha kabur saat akan ditangkap Minggu (25/4) malam.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Christoper Panjaitan melalui Kanit I AKP Willy Oscar mengatakan tersangka Servi merupakan DPO kasus penodongan terhadap sepasang kekasih diatas jembatan ampera beberapa waktu lalu. Tersangka diringkus dikediamannya pada Minggu malam. Tersangka terpaksa diberikan satu tindakan tegas karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap

Baca Juga:  Pertamina Patra Niaga dan Disnakertrans Sumsel Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Warga Sekitar, Siap Sertifikasi Operator Scaffolding

Tersangka bersama temannya yang masih buron melakukan penodong terhadap korban sepasang kekasih Nasir Indra Wijaya (25) dan Maryani (24) yang sedang duduk diatas jembatan Ampera.Lalu datang dua tersangka menghampiri korban. Langsung meminta uang kepada korban namun tidak dikasih. Marah tidak kasih tersangka lantas mengeluarkan senjata tajam dan mengancam korban karena takut korban pun memberikan dompet dan ponsel merek Xiomi kepada tersangka.

“Karena takut korban pun memberikan dompet dan HP ke tersangka tidak hanya itu mereka menarik tas pacar korban serta merampas hpnya lalu pelaku kabur meninggalkan korba,” katanya Senin ,(26/4).

Baca Juga:  Pandemi Covid-19, RPJMD Sumsel Tahun 2019-2023 Diubah

Kebetulan ketika kejadian anggota yang saat itu sedang melakukan patroli 3C lanjut Willy, mendengar ada teriakan minta langsung lalu kami mendekatinya. Mendengar informasi dari korban kalau menjadi korban penodongan, anggota pun langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku berlari ke arah 7 Ulu dan pelaku melompat ke sungai Musi.

Dengan gerak cepat anggota kami langsung mendekati pelaku sedang berenang mendekati darata. Saat didekati oleh anggota justru melawan dengan menyerang menggunakan Sajam jenis pisau yang digunakan saat beraksi, ia harus diberikan tindakan tegas kemudia langsung di giring ke Mapolda Sumsel beserta barang buktinya.

Baca Juga:  Polemik Balai Pertemuan,  Sekretaris Palembang Darussalam Sepakat Dukung Langkah AMPCB

“Saat dilakukan pengejaran oleh anggota pelaku ini sempat mencoba melawan dengan menyerang menggunakan senjata tajam dan mencoba kabur sehingga kami berikan tindakan tegas digiring ke Polda Sumsel dengan barang bukti hp tas dan Sajam,” katanya.

Tersangka Servi  mengakui perbuatannya melakukan penodongan bersama temannya yang berhasil melarikan diri. Belum sempat menikmati hasilnya dirinya malah ketangkap Polisi. ” Belum sempat menikmati hasil saya justru di ciduk oleh polisi,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...