DPRD Sumsel Berikan Apresiasi Penggrebekan Kampung Narkoba di Tangga Buntung

Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati(BP/IST)
Palembang, BP-Tim gabungan kepolisian menangkap 65 orang yang terdiri dari 59 pria dan enam wanita dalam penggerebekan di kawasan Tangga Buntung Kecamatan Ilir Barat II, KotaPalembang yang dikenal sebagai kampung narkoba. Sejumlah barang bukti turut disita dalam penggerebekan tersebut.
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj RA Anita Noeringhati mengapresiasi kinerja aparat kepolisian dan dia mendengar sudah lama ada kampung narkoba di Kawasan Tangga Buntung dan ternyata polisi bisa menangkap dengan baik sehingga meminimalisir lagi peredaran narkoba di Palembang.
“Di Pali itu ternyata juga kabupaten perlintasan, kemarin ditemukan barang bukti disana , apalagi PSU ini mereka menjaga kondusifitas disana, karena narkoba dimana-mana seperti Prabumulih juga untuk dilewati itu dari Medan, jadi sekarang kewaspadaan kita tentang narkoba tidak boleh kendor,” katanya, Senin (12/4).
Hal senada dikemukakan anggota Komisi IV DPRD Sumsel Zulfikri Kadir , menurutnya narkoba sudah menjadi musuh yang dia contohkan orang makan babi.
“ Narkoba ini benar-benar harus kita berantas, kita atasi, seperti muslim anti makan babi, saya sangat mendukung dimana narkoba inikita buat kalimat kesepakatan “ Jangan Kau Dekati Narkoba”, jangan dekati apalagi menggunakan, ini benar-benar merusak,” kata politisi PDIP ini.
Sedangkan Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli mengapresiasi pihak kepolisian terkait penggrebekan kampung narkoba di Tangga Buntung.
“ Kedepan kita meminta aparat kepolisian jangan sekali melakukan penggrebekan seperti ini, karena banyak laporan dari masyarakat yang sudah gerah melihat penyebaran narkoba di Sumsel terutama di kota Palembang yaitu dapil kami di Seberang Ulu masih terdengar kabar dari masyarakat kampung-kampung narkoba lainnya, jadi tidak cukup di kampung narkoba di Tangga Buntung tapi ditempat lain juga, dimana polisi mengerahkan aparatnya seperti kemarin bergerak, kita berharap aparat kepolisian tidak hanya sekali tapi rutin menggelar razia ini, karena generasi depan ditentukan generasi sekarang,” kata politisi PKS ini.
Dia melihat peredaran narkoba di Palembang mengkhawatirkan dan pihak berharap bukan hanay polisi tapi kepedulian BNN juga aparat pemerintah dalam memberantas narkoba ini.#osk