Museum Sumatera Selatan Balaputra Dewa Dapat Hibah Dua Benda Bersejarah

Museum Provinsi Sumatera Selatan Balaputra Dewa, Palembang mendapatkan hibah dua benda bersejarah yaitu Centong untuk acara adat dan Beliung atau Pangot yang berfungsi sebagai alat untuk membuat kapal diserahkan oleh Raden Pangkualam dari Komunitas Palembang Pusaka Bari langsung Kepala Museum Provinsi Sumatera Selatan Balaputra Dewa H Chandra Amprayadi SH di auditorium Museum Provinsi Sumatera Selatan Balaputra Dewa, Sabtu (24/10) di sela-sela acara pembahasan pameran bersama
Palembang, BP
Museum Provinsi Sumatera Selatan Balaputra Dewa, Palembang mendapatkan hibah dua benda bersejarah yaitu Centong untuk acara adat dan Beliung atau Pangot yang berfungsi sebagai alat untuk membuat kapal.
Dua benda tersebut diserahkan oleh Raden Pangkualam dari Komunitas Palembang Pusaka Bari langsung Kepala Museum Provinsi Sumatera Selatan Balaputra Dewa H Chandra Amprayadi SH di auditorium Museum Provinsi Sumatera Selatan Balaputra Dewa, Sabtu (24/10) di sela-sela acara pembahasan pameran bersama.
Menurut Raden Pangkualam, Centong ini dia mendapatkan dari rumah adat Basemah,Pagaralam dan dipakai khusus untuk acara adat saja sedangkan untuk Beliung atau Pangot didapat dari Sungai Musi tepatnya di depan Pabrik PT Pusri 1 Ilir Palembang tahun 2012 lalu.
“ Untuk Beliung atau Pangot khusus untuk membuat kapal , Beliung atau Pangot ini ada juga di Museum Belanda, saya juga ingin agar museum kita ada juga,” katanya.
Beliung atau Pangot ini menurutnya terbuat dari logam dengan ukiran makara , dimana ukiran makara ini sering di pakai di Kesultanan.
“Yang centong di kirim dari Basemah, Pagaralam langsung dari rumah adat,” katanya.
Karena kondisi kedua benda ini sudah lama dan kusam maka menurutnya perlu di beri minyak agar terlihat baru.
Kepala Museum Provinsi Sumatera Selatan Balaputra Dewa H Chandra Amprayadi SH mengapresiasi hibah dua benda bersejarah tersebut.
“ Kami akan simpan benda ini dan kita akan buat berita acaranya,” katanya.#osk