Polisi Lepaskan Tujuh Pemuda Terlibat Demo

15
BP/IST
Setelah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang yang sempat disebut masuk dalam kelompok Anarko, organisasi pemuda garis keras asal Jakarta. Hasilnya, ketujuh pemuda tersebut terbukti tak bersalah dan tak tergabung dengan kelompok Anarko.

Palembang, BP

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang yang sempat disebut masuk dalam kelompok Anarko, organisasi pemuda garis keras asal Jakarta. Hasilnya, ketujuh pemuda tersebut terbukti tak bersalah dan tak tergabung dengan kelompok Anarko.

“Ya tujuh orang pemuda ini dipulangkan. Mereka awalnya diindikasikan terlibat (kelompok Anarko),” kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji kepada wartawan, Sabtu (10/10) .

Ketujuh orang tersebut, lanjut Anom, berdomisili di wilayah Palembang dan sekitarnya bukan dari Jakarta.

Baca Juga:  Kodam II/Sriwijaya Dikunjungi Tim Wasev Sops Mabes TNI

Berdasarkan keterangan ketujuh orang ini, mereka tinggal di Palembang, ada yang di Banyuasin, bukan tinggal di Jakarta” kata Anom.

Adapun ketujuh orang tersebut, enam orang merupakan warga Palembang yakni GM (17 ) warga Sukarami, AI (19) warga Kemuning, HD (18 ) warga Bukit Kecil, NR (22 ) warga Sukarami, RO (19 ) warga Ilir Barat 2, RI (17 ) warga Alang Alang Lebar dan RD (17 ) warga Talang Kelapa, Banyuasin.

Baca Juga:  Sebelum Pulang Ke Daerahnya Masing- Masing, Komunitas SBI Dijamu Sultan Palembang

Sejak diamankan pada Rabu (7/10) lalu lantaran ikut demo penolakan undang undang omnibus law cipta kerja di Palembang , ketujuh pemuda ini memang belum ditetapkan tersangka dan menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Palembang hingga kemarin.

“Hasil pemeriksaan, tak terbukti. Namun kami terus mengamati pergerakan massa dan segala indikasi keterlibatan organisasi maupun kelompok garis keras tertentu,” katanya.

Baca Juga:  Duet Lucy-SI Siap Menangkan PKN di Sumsel

Dilepaskannya tujuh pemuda ini berbarengan dengan pemulangan 337 orang pemuda lainnya yang terjaring operasi karena diduga penyusup unjuk rasa pada Kamis (8/10) lalu.

Setelah didata dan dibina, ratusan pemuda didominasi pelajar SMA sederajat ini dikembalikan kepada orang tua mereka yang menjemput langsung ke Mapolrestabes Palembang.

“Untuk semua anak-anak,saya harap ini yang pertama dan terakhir, ingat” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...