Polisi Lepaskan Tujuh Pemuda Terlibat Demo

14
BP/IST
Setelah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang yang sempat disebut masuk dalam kelompok Anarko, organisasi pemuda garis keras asal Jakarta. Hasilnya, ketujuh pemuda tersebut terbukti tak bersalah dan tak tergabung dengan kelompok Anarko.

Palembang, BP

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang yang sempat disebut masuk dalam kelompok Anarko, organisasi pemuda garis keras asal Jakarta. Hasilnya, ketujuh pemuda tersebut terbukti tak bersalah dan tak tergabung dengan kelompok Anarko.

“Ya tujuh orang pemuda ini dipulangkan. Mereka awalnya diindikasikan terlibat (kelompok Anarko),” kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji kepada wartawan, Sabtu (10/10) .

Ketujuh orang tersebut, lanjut Anom, berdomisili di wilayah Palembang dan sekitarnya bukan dari Jakarta.

Baca Juga:  Dua Pelaku Jambret Ditangkap Tim Hunter

Berdasarkan keterangan ketujuh orang ini, mereka tinggal di Palembang, ada yang di Banyuasin, bukan tinggal di Jakarta” kata Anom.

Adapun ketujuh orang tersebut, enam orang merupakan warga Palembang yakni GM (17 ) warga Sukarami, AI (19) warga Kemuning, HD (18 ) warga Bukit Kecil, NR (22 ) warga Sukarami, RO (19 ) warga Ilir Barat 2, RI (17 ) warga Alang Alang Lebar dan RD (17 ) warga Talang Kelapa, Banyuasin.

Baca Juga:  Minggu Ketiga September, Polda Sumsel dan Jajaran Ungkap 41 Kasus dan 46 Tersangka Narkoba

Sejak diamankan pada Rabu (7/10) lalu lantaran ikut demo penolakan undang undang omnibus law cipta kerja di Palembang , ketujuh pemuda ini memang belum ditetapkan tersangka dan menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Palembang hingga kemarin.

“Hasil pemeriksaan, tak terbukti. Namun kami terus mengamati pergerakan massa dan segala indikasi keterlibatan organisasi maupun kelompok garis keras tertentu,” katanya.

Baca Juga:  Pangdam Akui Ada Orang Sumsel Jadi Pengungsi Gafatar

Dilepaskannya tujuh pemuda ini berbarengan dengan pemulangan 337 orang pemuda lainnya yang terjaring operasi karena diduga penyusup unjuk rasa pada Kamis (8/10) lalu.

Setelah didata dan dibina, ratusan pemuda didominasi pelajar SMA sederajat ini dikembalikan kepada orang tua mereka yang menjemput langsung ke Mapolrestabes Palembang.

“Untuk semua anak-anak,saya harap ini yang pertama dan terakhir, ingat” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...