MAKI Sumbagsel: Gubernur Sumsel Terkesan Bergaya Hidup Mewah di Tengah Pandemi

30

Jakarta, BP–Ketua KPK Firli Bahuri dikenakan sanksi pelanggaran kode etik oleh Dewas KPK lantaran menggunakan alat transportasi mewah saat mudik ke kampung halaman. Firli diketahui menggunakan helikopter untuk ziarah ke Desa Lontar dengan biaya sewa per jamnya Rp7 juta.

Firli Bahuri dikenakan sanksi karena bergaya hidup mewah yang bertentangan dengan etik KPK yang melarang komisioner bergaya hidup mewah selaku Aparat Penegak Hukum (APH).

Baca Juga:  Herman Deru Janji Cari Solusi Terbaik Untuk Pasar Cinde dan Masjid Raya Sriwijaya
Terkait dengan gaya hidup mewah ini, diketahui pula Gubernur Sumsel Herman Deru sering kali menggunakan helikopter saat kunjungan kerja. Selain itu tim pendahulu yaitu para kepala SKPD dan staf khusus beriringan hampir 30 mobil.Menjadi tanda tanya masyarakat, berapa besar biaya kunjungan kerja itu dengan sewa helikopter dan iringan mobil pejabat dan pengawal Gubernur.”Alangkah hebatnye Gubernur kitek kunjungan, pecak raje minyak,” ucap masyarakat yang melihat iringan kendaraan pengawal dan staf gubernur saat kunker ke Kabupaten Empat Lawang dan Musi Rawas.

Baca Juga:  PBB Sumsel Targetkan 1 Dapil 1  Kursi 

“Aku senang nia ngelek Gubernur kitek yang sekarang sudeh lebih maju dari Gubernur yang dulu,” ucapnya lagi.  “Dibanding yang dulu jauh lebeh begaya yang ikak, pengawalnye banyak dan naek helikopter pulek,” pungkasnya.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melalui deputi untuk Sumbagsel, Feri Kurniawan, juga ikut mempertanyakan. “Anggaran perjalanan Dinas Gubernur untuk sewa helikopter dan pengawalan di ambil dari pos anggaran mana?” tanya Feri.

Baca Juga:  Kembangkan Sirip Tol Trans Sumatra,Pemerintah Siapkan Investasi Rp85,5 T Bangun Tol Sepanjang 329,3 Kilometer

“Ada baiknya Gubernur Sumsel bersikap prihatin dan sederhana di kala pandemi Covid-19 ini,” timpal Feri kembali.

“Semua elemen masyarakat terdampak pandemi virus corona yang mengakibatkan daya beli masyarakat menurun dan kemiskinan meningkat,” jelasnya.

“Sangat bertolak belakang dengan gaya Gubernur Sumsel yang terkesan glamour dan hedonis,” pungkas Feri. ***

 

Komentar Anda
Loading...