35 Orang di OKU Terpapar Covid-19, Dua di Antaranya Anak-anak

42
Jurubicara Satgas Covid-19 OKU saat memberikan keterangan pers di gedung SKB Baturaja.

Baturaja, BP–Satgas Covid-19 OKU kembali menggelar konferensi pers terkait perkembangan pasien terpapar positif Covid-19. Konferensi pers tersebut digelar di gedung SKB Baturaja, Sabtu (30/5).

Jurubicara Satgas Covid-19 OKU, Rozali, menginformasikan update data kemarin hingga hari ini, Sabtu, 30 Mei 2020 sampai pukul 10.00 WIB, ODP sebanyak 151 orang dan semuanya sudah selesai pemantauan, jumlah PDP 8 orang, dan ada tambahan terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2 orang sehingga berjumlah 35 orang dan tambahan 2 orang yang dinyatakan sembuh sehingga menjadi 6 orang dinyatakan sembuh.

Baca Juga:  PLH Bupati OKU Shalat Isya Bersama Forkompimda Sekaligus Doakan Alm H Kuryana Azis  

Mengenai bertambahnya 2 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dikatakan jurubicara satgas Covid-19 OKU Rozali membenarkan hal tersebut, kemarin kita telah menerima laporan dari BBLK Sumsel mengenai hal tersebut, Ada 41 sampel SWAB yang sudah di periksa di BBLK Sumsel dan hasilnya 2 orang yang terkonfirmasi positif sisanya negatif. Pasien sudah dilakukan penjemputan dirumah masing-masing dan sekarang sudah di bawa ke RS. Antonio untuk menjalani isolasi serta perawatan.

Baca Juga:  Update Covid-19 Sumsel 4 Juni: Positif 1.056, Sembuh 248, Meninggal 35

“Penambahan konfirmasi positif 2 orang berinisial S umur 7 tahun dan V umur 6 tahun, masih anak-anak. Penambahan ini bukanlah cluster baru tetapi merupakan hasil tracing kontak dengan pasien lama/cluster lama,” ungkap Rozali.

Dia juga menginformasikan kabar gembira bahwasanya kemarin ada 2 pasien yang sembuh dengan inisial D umur 30 tahun dan MT umur 24 tahun kemarin sore sudah diantar pulang oleh tim 119 Dinkes Kabupaten OKU, keduanya sudah melalui tahapan atau prosedur pemeriksaan 2 kali hasil SWAB dinyatakan negatif, sehingga sudah di perbolehkan pulang.

Baca Juga:  Update 14 Juli: Tambah 51 Kasus, Pasien Covid-19 Sumsel Jadi 2.754

“Tetapi keduanya masih harus melakukan isolasi/karantina mandiri selama 14 hari dan dibawah pengawasan tim epidemiologi Dinkes Kabupaten OKU,” pungkasnya. #yan

Komentar Anda
Loading...