Update Corona Sumsel 7 Mei: Bertambah 17 Kasus, Pasien Positif Jadi 227 Orang

15
BP/IST
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto

Palembang, BP

Pasien positif corona atau Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bertambah. Berdasarkan laporan media harian Covid-19, Kamis (7/5) pukul 12.00 , ada penambahan 17 kasus di Sumsel.

Atas penambahan itu, jumlah pasien positif corona di Sumsel menjadi 227 orang. Sementara itu, pasien sembuh masih berjumlah 47 orang. Sedangkan pasien meninggal dunia bertambah satu orang sehingga total enam orang.

Baca Juga:  Demo Penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja di DPRD Sumsel Berakhir Ricuh

Data terakhir provinsi yang terdampak Covid-19 sebanyak 34 provinsi. Virus itu menyebar di 354 kota dan kabupaten seluruh Indonesia dengan jumlah pasien positif sebanyak 12.776.

“Ada penambahan kasus positif sebanyak 338 orang sehingga jumlah total menjadi 12.776 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Jakarta, Kamis (7/5).

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan ini menambahkan, pasien positif corona yang dinyatakan sembuh juga bertambah.

Baca Juga:  BPNB Sumbar dan Kesultanan Palembang Darussalam Gelar  Workshop Tentang Kerajinan Laker (Laquer) Palembang

“Hari ini pasien sembuh tercatat sebanyak 64 orang. Total pasien yang dinyatakan sembuh 2.381 orang,” kata dia.

Sementara itu, pasien positif corona yang meninggal dunia juga bertambah 35 orang.

“Total pasien yang meninggal 930 orang,” kata Yuri.

Yuri mengimbau agar masyarakat mematuhi dan tetap disiplin secara terus menerus dalam menjalankan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal ini merupakan salah satu upaya pencegahan penularan virus corona.

Baca Juga:  Update Corona Sumsel 8 Mei: Tak Ada Tambahan Kasus, Pasien Sembuh Tambah 2 Orang

Masyarakat juga diminta melakukan pencegahan dengan memakai masker bila keluar rumah, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.

“Jaga jarak fisik, menghindari kerumunan, tidak keluar rumah serta tidak mudik sebagai upaya memutus rantai penularan Covid-19,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...