Pasien Covid-19 Jadi 10 orang, Baturaja Zona Merah

Baturaja, BP–Pasien yang terkena virus corona atau Covid-19 di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) semakin bertambah dan saat ini sudah mencapai 10 orang.
Bupati OKU Drs H Kuryana Azis dalam konferensi pers di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Baturaja, Senin (27/4), menyampaikan, dengan dikonfirmasinya satu warga positif Covid-19 kemarin sore, maka status terkini perkembangan Covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ulu menjadi 10 orang, dengan dasar ini menjadikan status zona merah bagi Kabupaten OKU dikarenakan telah terjadi transmisi lokal penyebaran Covid-19 di Kabupaten OKU.
Bupati OKU Drs H Kuryana Azis yang sekaligus menjabat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKU kembali menjelaskan, bahwa penambahan ini cluster dari pasien 07 dengan inisial D umur 30 tahun, dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil pemeriksaan SWAB-nya dinyatakan positif kemaren.
“Mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten OKU. Saya mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dan mematuhi anjuran pemerintah sesuai protokol kesehatan,” kata Kuryana di Baturaja, Senin.
Pada kesempatan Konferensi Pers itu, Kuryana juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik dari BUMN/BUMD, Komunitas/Kelompok sosial, LSM maupun Insan Pers yang telah bersama-sama pemerintah memberikan bantuan/donasi dalam penanggulangan Covid-19. Pemkab OKU telah mengambil langkah untuk merealisasikan pemenuhan kebutuhan terkait kesehatan, penanganan dampak sosial ekonomi dan juga penyediaan jaring pengaman sosial.
“Terkait penyaluran BLT, saat ini sudah selesai pendataan dari dinas sosial dan Insya Allah secepatnya akan didistribusikan kepada masyarakat tidak mampu/berpenghasilan rendah terdampak Covid-19,” kata Kuryana.
Sementara melalui juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Rozali, SKM menyampaikan update data situasi perkembangan Covid-19 tanggal 26-27 April 2020 sampai pukul 10.00 WIB sebagai berikut, ODP masih tetap 127 orang, proses pemantauan 11 orang, selesai pemantauan 116 orang, jumlah PDP 6 orang, proses pengawasan 3 orang, selesai pengawasan 3 orang dan terkonfirmasi positif Covid-19 ada penambahan 1 orang, Sehingga pasien Covid-19 menjadi 10 orang.
“Tim Satgas Covid-19 melalui Dinas Kesehatan OKU terus melakukan pelacakan kontak (Contact Tracing) untuk mengidentifikasi sumber penularan bagi pasien yang telah positif terjangkit Covid-19,” terang Rozali.
Pemkab OKU juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat mematuhi dan mengikuti himbauan MUI dan Kementerian Agama terkait dengan tata cara ibadah selama masa pandemi Covid-19, antara lain agar melaksanakan ibadah taraweh di rumah masing-masing selama Bulan Suci Ramadhan tahun ini serta mengimbau bagi warga OKU diperantauan untuk tidak melaksanakan mudik di tahun ini. #yan