72 TKI Sumsel yang Dikarantina di Wisma Atlet Negatif Covid-19

29
BP/IST
Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kini memiliki Rumah Sehat Covid-19 bertempat di Area Jakabaring Sport City Palembang, Senin (30/3)

Palembang, BP

Sebanyak 72 warga Sumsel yang bekerja sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dari Singapura dan Malaysia yang tengah diisolasi di Rumah Sehat ODP Center Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Kamis (2/4) memilih pulang setelah menjalani rapid test.
“Dari 72 ODP, ada 67 orang pulang dan memilih isolasi mandiri. Sisanya lima orang masih dikarantina,” kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Yusri, Kamis (2/4).
Sebelumnya, ke-72 ODP yang merupakan TKI asal Sumsel yang bekerja di Singapura dan Malaysia itu, dilakukan rapid test.
Hasilnya, seluruh ODP negatif Covid-19 Corona.
“Semuanya negatif (Covid-19). Namun yang lima orang ini mengalami batuk dan pilek. Kelimanya juga ada riwayat demam panas,” Yusri.
Sebelumnya diberitakan, puluhan orang dalam pemantauan (ODP) dikarantina di wisma atlet Jakabaring Sport City (JSC).
Sebelumnya, Ketua ODP Corona Center, Mawardi Yahya mengatakan, puluhan TKI asal Sumsel itu diketahui menempuh rute penerbangan dari Singapura, Kuala Lumpur, Batam dan terakhir mendarat di Palembang.
Setiap transit di berbagai tempat, ke 72 TKI dilakukan pemeriksaan dan tidak ada gejala Covid-19.
Namun untuk mengantisipasi segala kemungkinan buruk, para TKI yang baru pulang dari wilayah terjangkit ini seluruhnya dikarantina sebelum kembali ke kampung halamannya masing-masing.

Baca Juga:  Meski Diguyur Hujan, Peserta Jalan Sehat Ukhuwah Putihkan BKB

“Sejauh ini semua TKI sehat. Mereka berstatus ODP akan kita rapid test.Dicek suhu tubuh, diambil sampel darah dan dikarantina selama 14 hari,” katanya.
Mawardi yang juga Wagub Sumsel ini menegaskan Pemprov Sumsel siap 100 persen menanggulangi wabah Covid-19 dengan langkah pencegahan dan penanganan.
Untuk itu, selama karantina berlangsung, para ODP akan difasilitasi hingga benar-benar pulih hingga kurun waktu dua pekan.
Diakuinya, dalam penanganan Covid-19, negara menjamin keselamatan warga negaranya.
Selama karantina, para ODP diberi makan tiga kali sehari dengan menu 4 sehat 5 sempurna ditambah ada juga makanan ringan.
“Selain makanan mereka juga akan dicek kesehatan, senam kebugaran dan sebagainya. Ini betul-betul komitmen pemerintah mencegah penyebaran Covid-19,” kata Mawardi.#osk

Baca Juga:  HD Pimpin Ribuan Guru Raih Rekor Dunia Kita Harus Kendalikan Teknologi Bukan Jadi Korban

 

Komentar Anda
Loading...