Guru Kimia MAN III Produksi Hand Sanitizer Tangkal Virus Corona

25
Guru Kimia MAN III Palembang Suprihatin SPd saat memaparkan proses pembuatan Hand Sanitizer.
  • Palembang, BP–Wilayah Sumsel ditetapkan sebagai kategori waspada mengenai penyebaran virus Corona atau Covid-19. Masyarakat pun beramai-ramai melakukan pencegahan dengan menggunakan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan untuk menangkal virus. Alhasil tingginya permintaan membuat sanitizer sulit dicari.

Berangkat dari hal tersebut, Guru Kimia Madrasah Aliyah Negeri (MAN) III Palembang membuat sanitizer sendiri dengan bahan-bahan kimia.

Ide ini pun menjadi sambutan luar biasa bagi sekolah. Apalagi setelah diuji dan dipakai tak mengandung efek samping apapun.

Baca Juga:  Gubernur Sumsel Herman Deru Tinjau LokasiĀ  Pembuatan Kolam Retensi di Jalan Gotong Royong OKU

Suprihatin SPd selalu Guru Kimia MAN III Palembang yang berhasil memproduksi hand sanitizer ini mengatakan bahwa ide ini muncul karena fenomena masyarakat yang sulit mencari hand sanitizer karena stoknya yang terbatas.

“Saya tidak sembarang cari referensi. Saya coba kaji dari kandungannya yang sudah terstandar BPOM dan WHO,” ujarnya di sela-sela proses pembuatan di laboraturium MAN III Palembang, Kamis (19/3).

Guru yang akrab dipanggil Atin ini mengatakan bahwa proses pembuatan hand sanitizer ini sendiri pertama siapkan etanol 96 persen 83,3 mili lalu dituangkan hidrogen peroksida 3 persen sebanyak 14,7 mili.

Baca Juga:  Fakultas Pertanian Unsri Tambah Tiga Prodi

Kemudian encerkan alovera masukkan ke campuran pertama tambah essential oil dua tetes. Lalu aduk campuran secara merata.

“Untuk ukuran itu bisa menghasilkan 100 mili atau satu botol. Dan kita juga disupport oleh sekolah untuk produksinya,” jelasnya.

Sementara itu dikatakan kepala MAN III Palembang Komariah Hawa MPd mengapresiasi langkah guru yang telah menginisiasi produksi Hand Sanitizer.

Baca Juga:  Yudha-Bahar Gelar Kampanye Akbar di BKB , Ajak Warga Palembang untuk Perubahan dan Kemajuan"

“Karena sejak Senin kemarin sudah banyak yang pesan dari Madrasah, Kemendag dan lainnya. Karena memang kandungan nya sama seperti hand sanitizer,” jelasnya.

Menurutnya, sejak tiga hari lalu setidaknya sudah memproduksi 1.000 botol yang saat ini dipesan para guru dan Madrasah.

“Guru kita saja sudah 156 orang, dan satu Guru pesan tiga botol,” jelasnya. #sug

Komentar Anda
Loading...