Gawat! Ini Dia Kronologi Penculikan Bocah SDN 244 Palembang

Palembang, BP–Aksi penculikan di Kota Palembang saat ini benar-benar mengkhawatirkan orangtua. Bagaimana tidak, para pelaku penculikan mengincar anak-anak yang lengah dari pengawasan orangtua terutama saat pulang sekolah.
Seperti halnya yang terjadi di SD Negeri 244 Palembang yang persis terjadi sekitar 1 kilometer dari sekolah tepatnya di Jalan Kolonel Sulaiman, Karya Baru, Palembang, pekan lalu.
Praja Andika, bocah yang merupakan salah satu siswa, nyaris diculik kawanan beranggotakan empat orang sengaja mengincar para korban.
Diceritakan Praja, awalnya saat ia pulang sekolah dan menunggu jemputan keluarganya. Setelah ditunggu lama tak datang, ia memutuskan untuk bersama-sama berjalan pulang dengan teman-temannya dengan jalan kaki.
“Jadi awalnya kami pulang bareng, teman-teman sudah sampai tinggal saya sendiri lanjut jalan ke rumah. Saat saya sendiri itulah ada mobil datang,” tutur Praja, Jumat (7/2/2020).
Praja yang merupakan kelas VI B SDN 244 Palembang ini kemudian melihat mobil itu semakin mendekat tepat di depannya. Seketika itu, semua kaca mobil terbuka.
Empat kawanan orang tak dikenal diduga penculik tersebut mengajaknya untuk naik mobil dan berjanji akan mengantarnya.
Dugaan terjadi percobaan penculikan semakin menguat setelah kawanan penculik menarik tasnya kemudian mengajak masuk ke mobil.
“Jadi ditarik tas saya dari belakang. ‘Ayo’ dia bilang,” terangnya menirukan aksi ajakan penculik.
Tanpa berlama lagi, ia pun meronta dan melepas tas yang dibawa kemudian dilepas karena ditarik kawanan pencuri. Selanjutnya Praja berlari dan berusaha berteriak ‘culik-culik’.
“Pas itu memang sepi tapi tak jauh dari saya lari ada orang yang kerja bangunan pada keluar dan bantu saya. Sehingga saya selamat,” urainya.
Sementara itu Kepala SDN 244 Palembang Lansiana SPd SD mengatakan bahwa dugaan penculikan yang awalnya sempat dikatakam hoax tidak benar karena memang benar adanya.
“Ini memang benar terjadi, dan alhamdulillah anak kita tak sampai diculik. Karena ditolong orang bangunan yang tak jauh dari tempat kejadian,” jelasnya.
Lansia menjelaskan bahwa kejadian tersebut sekitar 1 KM dari sekolah saat pulang sekolah. Menurut keterangan, bahwa kawanan penculik menggunakan mobil avanza dengan jumlah empat orang.
“Jadi memang walau jalannya besar tapi sering sepi karena banyak tempat kebun kosong,” jelasnya.
Usai kejadian ini, pihak sekolah langsung memperketat keamanan dan kewaspadaan kepada orangtua yang menjemput putra-putrinya.
“Kami juga sempat datang ke rumah Praja, dan kami juga berkordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang,” terangnya.
Pun juga pihaknya telah memberi himbauan kepada orang tua wali murid agar datang menjemput anaknya 15 menit sebelum waktu pulang sekolah.
Sementara itu dikatakam Fahir, salah satu wali murid yang datang menjemput anaknya mengatakan bahwa dengan adanya kejadian ini semoga pihak orangtua dan sekolah lebih meningkatkan kewaspadaan dan keamanannya.
“Karena kita ingin semua anak-anak kita aman. Pun juga sekolah harus lebih waspada dan terus memberi himbauan,” pungkasnya. #sug