Muhidin Tewas Bersimbah Darah Dipelukan Ibu, Usai Ditusuk Tetangganya

46
BP/IST
Muhidin (22), warga Desa Pegayut, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, tewas setelah ditusuk seseorang yang tidak lain merupakan tetangganya sendiri, Imron. Diduga, pembunuhan ini terjadi karena pelaku tersinggung dengan korban.

Palembang, BP

Muhidin (22), warga Desa Pegayut, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, tewas setelah ditusuk seseorang yang tidak lain merupakan tetangganya sendiri, Imron. Diduga, pembunuhan ini terjadi karena pelaku tersinggung dengan korban.
Kejadian bermula pada saat korban hendak mandi, tadi pagi, Selasa (21/1). Korban ditusuk pelaku dengan menggunakan sebilah pedang. Akibatnya, korban mengalami satu luka tusuk di bagian dada kiri dan tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
Menurut ayah korban, Misar (55), saat peristiwa kejadian tersebut anaknya sedang hendak mandi di sawah, tiba-tiba terdengar suara teriakan dari arah luar rumah. Saat Misar menuju sumber suara, ia mendapati putranya tergeletak bersimbah darah dipelukan ibunya.
“Anak saya ditusuk pelaku pakai pedang,” kata Misar, saat ditemui di kamar jenazah Rumah Sakit Bari Palembang, Selasa (21/1).
Misar mengaku tidak mengetahui secara pasti permasalahan antara anaknya dengan pelaku. Sehingga pelaku tega membunuh putranya. Ia menduga, pelaku bernama Imron tersebut mengalami gangguan jiwa.
“Anak saya tidak punya musuh dan tidak ada masalahan dengan siapapun,” katanya.
Polisi sendiri berhasil meringkus pelaku penusukan terhadap korban. “Pelaku sekarang sudah kita diamankan. Saat ini masih dalam pemeriksaan,” kata Kapolsek Pemulutan, AKP Ikhsan, saat ditemui di rumah duka.#osk

Komentar Anda
Loading...